JawaPos Radar | Iklan Jitu

Sang Pelempar Telur ke Senator Australia Dapat Dukungan Publik

Aksinya Wakili Suara Masyarakat

17 Maret 2019, 13:47:47 WIB
Sang Pelempar Telur ke Senator Australia Dapat Dukungan Publik
Senator Australia Fraser Anning dilempar dengan telur oleh seorang remaja yang kesal padanya. Anning sebelumnya menyalahkan umat Muslim atas insiden berdarah di dua masjid di Selandia Baru (Youtube)
Share this

JawaPos.com - Seorang remaja di Australia mendapat sorotan dunia. Bahkan viral di media sosial (medsos). Aksinya yang melemparkan telur ke Fraser Anning, senator Australia, mendapat dukungan dari publik di berbagai belahan dunia.

Bahkan sebuah platform pengumpulan dana bantuan bernama GoFundMe telah menerima banyak donasi. Donasi sebanyak USD 22.000 itu diperuntukkan oleh publik untuk remaja pelempar telur tersebut. Dukungan terhadap remaja 17 tahun itu karena aksinya seperti mewakili jeritan hati masyarakat lainnya.

Di samping itu, ada pula petisi di Change.org yang menyerukan agar Anning dicopot dari parlemen. Dilansir dari Sydney Morning Herald, petisi tersebut telah ditandatangani oleh 700.000 orang dalam waktu hanya dua hari. "Jumlahnya terus bertambah," ujar Kate Ahmad, sang penggagas.

"Senator Anning tidak memiliki tempat dalam pemerintahan kami yang demokratis dan multikultural," katanya dalam petisi tersebut.

Sebagaimana diketahui, insiden pelemparan telur itu terjadi ketika Anning sedang berbicara kepada media tentang unjuk rasa yang terjadi. Unjuk rasa di Melbourne itu ditujukan terhadapnya.

Di sela-sela wawancara itu, sang bocah mengeluarkan ponselnya dan langsung melempar telur ke kepala Anning. Senator Queensland itu lantas menyerang wajah bocah terebut dengan tangannya. Serangan itu berlangsung dua kali.

Namun aksi remaja itu dijatuhkan oleh sekelompok pendukung Senator, termasuk seorang penjahat terpidana Neil Erickson. Remaja itu diamankan, ditangkap, lalu kemudian dibebaskan.

Polisi menyebut tindakan remaja yang kini disebut "Egg Boy" adalah serangan. Dia dicap sebagai pahlawan di Twitter dan pengguna dari seluruh dunia merayakan tindakannya.

Seorang juru bicara dari Kepolisian Victoria mengatakan bahwa mereka akan menyelidiki tindakan Senator Anning dan para pendukungnya serta bocah berusia 17 tahun itu.

"Insiden ini sedang diselidiki secara aktif oleh Polisi Victoria termasuk tindakan pria berusia 69 tahun dan lainnya," kata Polisi.

Sebelumnya, Senator Fraser Anning mendapat kecaman setelah menerbitkan pernyataan anti-Muslim dalam menanggapi serangan di dua masjid di Selandia Baru yang mengerikan pada Jumat. Pernyataan Anning menyalahkan peningkatan imigran Muslim.

Editor           : Ilham Safutra
Reporter      : Verryana Novita Ningrum

Alur Cerita Berita

Christchurch, Toleransi, dan Wisata Halal 17 Maret 2019, 13:47:47 WIB
Teroris di Selandia Baru Pendukung Trump 17 Maret 2019, 13:47:47 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini