JawaPos Radar | Iklan Jitu

Gara-gara Rohingya, Aung San Suu Kyi Dikucilkan di KTT ASEAN

16 November 2018, 12:25:39 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
rohingya, aung san suu kyi, myanmar, as,
eramahan diplomatik rupanya tidak diberikan kepada Pemimpin De Facto Myanmar Aung San Suu Kyi di KTT ASEAN. Suu Kyi yang dulu dipuja sebagai pejuang HAM sekarang dilihat sebagai orang yang tak mampu mengatasi krisis Rohingya (Reuters)
Share this

JawaPos.com - Keramahan diplomatik rupanya tidak diberikan kepada Pemimpin De Facto Myanmar Aung San Suu Kyi di KTT ASEAN. Suu Kyi yang dulu dipuja sebagai pejuang HAM sekarang dilihat sebagai orang yang tak mampu mengatasi krisis Rohingya di negaranya.

Dilansir dari ABS CBN News, Amnesty International mencabut kehormatan tertinggi atau penghargaannya dari Suu Kyi atas ketidakpedulian Suu Kyi terhadap kekejaman militer Myanmar kepada Rohingya. Pada KKT ASEAN, Suu Kyi dicerca oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad soal Rohingya. Apa yang dilakukan oleh Mahathir mengubah kebiasaan yang terjadi pada acara diplomatik yang biasanya berlangsung ramah.

rohingya, aung san suu kyi, myanmar, as,
Tampaknya Aung San Suu Kyi mencoba untuk membela diri. Suu Kyi menilai krisis Rohingya adalah urusan internal Myanmar (Reuters)

"Seseorang yang pernah ditahan karena perjuangan demi hak asasi sebelumnya, seharusnya mengetahui penderitaan orang lain bukan malah menyalahkan yang menderita," kata Mahathir yang berterus terang.

Tampaknya Aung San Suu Kyi mencoba untuk membela diri. Suu Kyi menilai krisis Rohingya adalah urusan internal Myanmar.

Seorang diplomat Asia Tenggara yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, "Anda dapat merasakan, ia (Suu Kyi) tidak diterima oleh semua orang seperti dulu. Semua orang mengharapkan ia bisa berbuat lebih banyak," katanya.

Pengepungan diplomatik semakin mendalam pada Rabu ketika Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan kepada Suu Kyi kalau kekerasan dan penganiayaan terhadap Rohingya adalah tak termaafkan.

(ina/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up