JawaPos Radar

Australia Dukung Israel, Indonesia Dukung Solusi Dua Negara

16/10/2018, 17:38 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
australia, israel, yerusalem,
Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan bahwa Australia tengah mempertimbangkan memindahkan kedutaan besar mereka untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem (The Jerusalem Post)
Share this

JawaPos.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menegaskan bahwa Indonesia tetap akan komitmen pada prinsip Two-State Solution untuk konflik Paletstina dan Israel. Hal ini dilontarkan Arrmanatha menanggapi adanya isu bahwa Australia akan memindahkan kedutaan Israel ke Yerusalem.

Menurutnya, sejak terpilihnya Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB (DK PBB) adalah untuk memprioritaskan isu Palestina. Sebab, di DK PBB isu Palestina selalu dibahas dai waktu ke waktu.

"Indonesia akan menjadi salah satu negara yang akan berada di depan, dan akan mendorong dan memastikan kepentingan Palestina agar mendapat perhatian dari anggota DK PBB lainnya," kata Arrmanatha saat ditemui di Kemlu pada Selasa (16/10).

australia, israel, yerusalem,
Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB (DK PBB) adalah untuk memprioritaskan isu Palestina (Anadolu)

Pagi tadi, Presiden RI Joko Widodo juga telah berkomunikasi langsung kepada Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengenai pemindahan kedutaan besar. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga telah berkomunikasi dengan Australia mengenai posisi Indonesia.

"Begitu Ibu (Menlu Retno) mendengar akan ada pernyataan tersebut, komunikasi langsung dilakukan untuk mendapat klarifikasi, dan Indonesia menyampaikan tanggapan," ujar Arrmanatha.

Sebelumnya, Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan bahwa Australia tengah mempertimbangkan memindahkan kedutaan besar mereka untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Ini menunjukkan dukungan Australia kepada Israel.

Morrison mengatakan bahwa Australia mulai mempertimbangkan keputusan ini karena proses perdamaian antara Israel dan Palestina tak kunjung usai. Isu utamanya adalah perebutan Yerusalem sebagai ibu kota.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up