JawaPos Radar

Tak Bisa Mudik, 3.000 WNI Padati Perayaan Lebaran di KBRI Kairo

16/06/2018, 18:16 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tak Bisa Mudik, 3.000 WNI Padati Perayaan Lebaran di KBRI Kairo
Suasana lebaran di KBRI Kairo (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Seluruh umat Muslim di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri serentak pada Jumat, (15/6). Suka cita nuansa Hari Raya Idul Fitri khususnya di Indonesia biasanya identik dengan mudik ke kampung halaman.

Namun ada sebagian orang yang tidak sempat berkumpul dengan sanak keluarga seperti para WNI di Kairo. Oleh karena itu, Duta Besar Indonesia untuk Kairo Helmy Fauzy menggelar halal bihalal yang menjadi sarana pelepas rindu WNI di Kairo, Mesir.

Sekitar 3.000 WNI tumpah ruah memadati perayaan lebaran di KBRI Kairo. Sedikitnya 7.138 WNI tercatat berada di Mesir.

Tak Bisa Mudik, 3.000 WNI Padati Perayaan Lebaran di KBRI Kairo
Suasana lebaran di KBRI Kairo (Istimewa)

Pada tahun ajaran baru 2018 sekitar 1.500 pelajar asal Indonesia terdaftar sebagai mahasiswa baru Universitas Al Azhar, Kairo. Hampir separuh WNI yang ada di Mesir merayakan Idul Fitri bersama.

Jumlah ini mengalami lonjakan dua kali lipat dari lebaran-lebaran sebelumnya. Selain Salat Ied berjamaah, pihak KBRI juga menggelar halal bihalal antara Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzy dengan warga Indonesia.

Menambah keseruan khas lebaran, selain acara salam-salaman KBRI Kairo menyelipkan sejumlah doorprize dalam acara halal bihalal. Hadiah yang disediakan beragam dan menarik.

Mulai dari televisi layar datar 32 inci, panci, kipas angin, pemanas air listrik, hard disk eksternal, hingga suvenir istimewa dari Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani. Terik matahari menyengat karena suhu yang mencapai 35 derajat celcius pun tidak menghalangi antusiasme warga.

Sejak pagi, mereka berbondong-bondong mendatangi KBRI Kairo, Garden City, Kairo. Acara pun dimeriahkan dengan sejumlah penampilan kesenian tradisional yang dipentaskan mahasiswa seperti marawis, grup musik angklung, dan seni Madihin dari Kalimantan.

Tak lupa deretan masakan khas asal Indonesia juga ikut disajikan seperti lontong, opor ayam, rendang dan kering kentang untuk menciptakan suasana kampung halaman. “Semoga suasana perayaan Idul Fitri rasa Indonesia yang telah kami siapkan, dapat mengobati rasa kangen kita dengan kemeriahan perayaan Idul Fitri di tanah air,” ujar Dubes Helmy saat memberi sambutan dalam halal bihalal.

Dirinya berharap momen lebaran seperti ini dapat mempererat kerukunan warga Indonesia di Mesir. “Semoga kefitrian kita dapat mempererat persatuan dan kesatuan guna mendukung pembangunan Indonesia yang lebih bermartabat,” tambahnya.

(trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up