NHS Ungkap Gejala Baru Subvarian Omicron, Salah Satunya Sesak Napas

16 April 2022, 10:48:54 WIB

JawaPos.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan dua varian terbaru yang sedang dilacak dan dimonitor yakni varian BA.4 dan BA.5. Kedua varian itu merupakan subvarian Omicron yang muncul di Afrika Selatan dan Eropa.

Dua varian baru BA.4 dan BA.5 menjadi Variant Of Interest (VOI) dari WHO atau sedang dimonitor oleh WHO. Variant Technical Group (VTG) dari Inggris Raya telah mengidentifikasi kedua varian ini sebagai bagian dari pemindaian horizontal pada tanggal 4 April 2022. Karena data tentang penularan dan kekebalan tidak tersedia, oleh karena itu, mereka belum dapat masuk kategori VOC (varian kekhawatiran). Lalu apa itu varian BA.4 dan BA.5?

BA.4

Sesuai keterangan Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UHSA), varian baru BA.4 berbagi semua mutasi atau penghapusan dengan garis keturunan BA.2 paling dominan dari varian Omicron. Varian ini akan menghasilkan gen S target yang tidak terdeteksi (kegagalan target gen S) dalam uji PCR.

BA.5

Sesuai dengan data teknis yang dibagikan oleh UKHSA, BA.5 memiliki mutasi/penghapusan yang sama dengan BA.4. Saat ini, ada 27 sekuens yang dilaporkan dengan garis keturunan ini, semuanya dari Afrika Selatan. Garis keturunan ini menunjukkan sampel yang dikumpulkan antara 25 Februari dan 25 Maret 2022.

Haruskah khawatir? Pusat Kesehatan Nasional (NHS) Ingggris merinci sejumlah gejala terbaru dari varian Omicron yang memiliki subvarian dari BA.1 hingga BA.5.

Total ada sembilan gejala baru subvarian Omicron. Apa saja?
– Kehilangan selera makan
– Merasa sangat sakit
– Diare
– Hidung tersumbat atau meler
– Sakit tenggorokan
– Sakit kepala
– Badan pegal, merasa lelah atau penat
– Sesak napas, batuk terus menerus di luar normal
– Demam

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads