alexametrics

Hasil Penelitian, Vaksin Sinovac Bisa Kurangi Separo Gejala Covid-19

16 April 2021, 06:46:53 WIB

JawaPos.com – Vaksin Covid-19 produksi Sinovac Biotech Ltd terbukti bisa memangkas setengah risiko gejala keparahan Covid-19. Hal itu terungkap dalam sebuah penelitian penting di Brasil.

Studi tersebut diposting online dan belum ditinjau oleh ilmuwan independen. Studi menunjukkan vaksin Sinovac lebih efektif dalam melindungi dari infeksi berbahaya. Tak satu pun dari subjek yang menerima suntikan CoronaVac mengalami gejala penyakit parah.

Hasil uji coba melibatkan 9.823 sukarelawan dan mendukung temuan serupa dari penelitian Brasil yang lebih besar yang dirilis minggu lalu. Seperti dilansir The Straits Times, peneliti menemukan tingkat perlindungan hingga 50 persen selama 14 hari setelah dosis pertama.

Baca juga: Ahli Barat Puji Vaksin Sinovac Manjur 100 Persen Tekan Angka Kematian

Baca juga: Manjur hingga 100 Persen di Malaysia, Vaksin Sinovac Aman untuk Lansia

Namun bukti itu masih lebih rendah dari angka kemanjuran vaksin Barat dari Pfizer dam Moderna yakni di atas 90 persen. Kemanjuran yang lebih rendah mungkin menjadi salah satu alasan beberapa pejabat Tiongkok melontarkan gagasan bahwa vaksin produksi mereka mungkin perlu diberikan dalam kombinasi dengan suntikan lain.

Direktur Pusat Pengendalian Penyakit Tiongkok, Gao Fu mengatakan langkah-langkah seperti mengubah jumlah vaksin yang diberikan, jumlah waktu antara dosis atau jenis suntikan yang diberikan adalah cara yang mungkin untuk meningkatkan potensi vaksin. Namun, dia kemudian mengatakan kepada surat kabar Global Times bahwa komentarnya disalahpahami.

Baca juga: Vaksin Sinovac Terbukti Semakin Manjur jika Jarak Dua Dosis 21 Hari

Baca juga: Tiongkok Tersinggung Vaksin Sinovac Disebut Tak Manjur jika 1 Suntikan

Menurutnya, hal itu untuk menyarankan cara-cara meningkatkan kemanjuran vaksin. Dalam pidato pada Sabtu (10/4) di sebuah forum tentang vaksin di Chengdu, Gao menyarankan agar menindaklanjuti inokulasi dengan suntikan penguat tambahan dan pencampuran berbagai jenis vaksin dapat membantu lebih efektif. Dia juga mengimbau orang untuk divaksinasi sebab manfaatnya jauh lebih besar daripada risikonya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads