alexametrics

Ahli Singapura Ungkap Alasan Bisa Kena Covid-19 Meski Divaksin 2 Dosis

16 April 2021, 06:06:03 WIB

JawaPos.com – Seorang pria berusia 23 tahun di Singapura erinfeksi Covid-19 meski telah divaksinasi dua suntikan. Ahli kesehatan menegaskan hal itu memang bisa terjadi karena sistem imun setiap orang berbeda.

Ahli juga mengatakan bahwa meski vaksin tidak menghentikan infeksi, kemungkinan besar vaksin tersebut akan mengurangi keparahannya. Berita tentang seorang pekerja migran yang tertular Covid-19 meski telah divaksinasi penuh telah menimbulkan beberapa kekhawatiran. Akan tetapi ahli penyakit menular mengatakan bahwa hal itu tak perlu dikhawatirkan.

Pada Minggu (11/4), infeksi pertama dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan Singapura. Pria berkewarganegaraan India berusia 23 tahun itu telah menerima dosis vaksin Covid-19 pada 25 Januari dan 17 Februari. Kasus serupa juga telah dilaporkan sebelumnya.

Baca juga: Pria di Singapura Tertular Covid-19 Meski Sudah Divaksin 2 Suntikan

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengatakan pada April, bahwa dari 2.479 orang yang divaksinasi dalam sebuah penelitian, tiga telah terinfeksi Covid-19 setelah mereka divaksinasi penuh. Di Jepang, seorang pekerja rumah sakit yang telah menyelesaikan rejimen vaksinasi dipastikan terinfeksi pada 11 April.

Di Singapura selama tiga bulan terakhir, Kemenkes telah mencatat setidaknya tiga kasus terpisah dari orang yang dites positif terkena virus setelah dosis pertama. Untuk tiga kasus ini, Kementerian mengatakan bahwa ada kemungkinan seseorang terinfeksi sebelum atau setelah vaksinasi, karena biasanya membutuhkan beberapa minggu bagi seseorang untuk membangun kekebalan setelah menerima suntikan.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:





Close Ads