alexametrics

Teroris Pembantai Jamaah Masjid Selandia Baru Hadir di Pengadilan

16 Maret 2019, 13:39:08 WIB

JawaPos.com – Polisi menangkap empat orang yakni tiga pria dan seorang wanita atas pembantaian di dua masjid di Selandia Baru. Salah satunya adalah pria Australia kulit putih yang didakwa dengan pembunuhan yaitu Brenton Tarrant. Dilansir dari ABC pada Sabtu (16/3), Tarrant adalah seorang Australia kulit putih berusia 28 tahun.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison membenarkan, satu dari empat orang yang ditangkap adalah warga negara kelahiran Australia.

Sementara itu Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyinggung sentimen antiimigran sebagai motif yang mungkin melatarbelakangi pembunuhan itu. Banyak orang yang terkena dampak penembakan itu adalah migran atau pengungsi.

penembakan masal, penembakan di masjid, masjid selandia baru, selandia baru,
Ardern mengatakan, ia sudah berbicara dengan Perdana Menteri Australia Scott Morrison tentang pria Australia yang melakukan aksi terorisme di masjid (Infografis: Kokoh/JawaPos.com)

Hadir di pengadilan dengan kemeja penjara putih dan borgol, teroris bernama Tarrant siap diadili. Ardern mengatakan, Tarrant memiliki lima senjata dan lisensi senjata api. “Undang-undang senjata kita akan berubah sejak peristiwa ini,” imbuhnya.

Dua teroris lainnya ditahan. Tak satu pun dari mereka yang ditahan memiliki catatan kriminal. Tarrant dikembalikan lagi ke tahanan. Ia akan dijadwalkan muncul di pengadilan lagi pada 5 April.

Ardern mengatakan, ia sudah berbicara dengan Perdana Menteri Australia Scott Morrison tentang pria Australia yang melakukan aksi terorisme di masjid. “Jelas polisi bekerja sangat keras untuk mencaritahu kegiatan pria ini dan apa motif serangan di Christchurch kemarin. Kami berhubungan erat dengan agen-agen dan mitra Australia. Bahkan, saya telah mendengar lagi dari Perdana Menteri Morrison hari ini kalau kami akan tetap menjaga kontak,” katanya.

Ardern juga berbicara tentang pentingnya menyatukan kembali kerabat dengan orang yang mereka cintai secepat mungkin. Jasad para korban masih dikeluarkan dari Masjid Al Noor, tempat serangan pertama.

Dia menambahkan, dukungan finansial akan tersedia bagi keluarga korban. Korban pertama serangan Jumat berdarah itu bernama Daoud Nabi, 71, yang pindah ke Selandia Baru dari Afghanistan pada 1980-an. Identitas korban lain belum dirilis.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Dinda Lisna

Copy Editor :

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Teroris Pembantai Jamaah Masjid Selandia Baru Hadir di Pengadilan