JawaPos Radar | Iklan Jitu

Maduro: Bantuan AS, Penghinaan bagi Venezuela

16 Februari 2019, 21:02:41 WIB
krisis venezuela, krisis, nicolas maduro, as,
Presiden Venezuela Nicolas Maduro kukuh dengan pendiriannya. Dia tidak akan membiarkan bantuan kemanusiaan masuk ke negaranya (Reuters)
Share this

JawaPos.com – Presiden Venezuela Nicolas Maduro kukuh dengan pendiriannya. Dia tidak akan membiarkan bantuan kemanusiaan masuk ke negaranya. Dalam wawancara dengan Euronews yang diunggah kemarin (15/2), dia menegaskan bahwa bantuan itu adalah penghinaan bagi negaranya.

Jika saja Amerika Serikat (AS) dan sekutunya tak membekukan uang mereka, Venezuela bisa mengimpor obat-obatan dan makanan.

’’Setelah membekukan USD 10 miliar (Rp 141,4 triliun) atau bahkan lebih, mereka berkata akan memberikan USD 20 juta (Rp 282,8 miliar) dalam bentuk makanan yang kedaluwarsa dan terkontaminasi,’’ tegas Maduro.

Presiden ke-65 Venezuela itu menegaskan informasi bahwa bantuan makanan terkontaminasi tersebut didapat dari sumbernya di Kolombia. Beberapa orang di Kolombia yang menerima bantuan makanan dari AS kini keracunan. Namun, pernyataan Maduro itu belum bisa diverifikasi kebenarannya.

Penasihat Keamanan AS John Bolton mengungkapkan, dalam konferensi Organization of American States (OAS) yang digelar di Washington, AS, sebanyak 25 negara menyatakan siap memberikan bantuan USD 100 juta atau setara Rp 1,4 triliun ke Venezuela.

Koordinator Kelompok Kerja OAS di Bidang Migrasi dan Pengungsi dari Venezuela David Smolanksy menjelaskan, uang bantuan itu akan diserahkan ke pusat pengumpulan bantuan yang didirikan di perbatasan negaranya dengan Kolombia, Brasil, dan Curazao.

Secara terpisah, perwakilan oposisi Venezuela di AS Carlos Vecchio mengungkapkan, prioritas utama mereka saat ini adalah bantuan bisa masuk ke negaranya pada 23 Februari mendatang.

Dilansir Reuters, pendiri Virgin Group Sir Richard Charles Nicholas Branson juga turun tangan. Dia akan menggelar konser amal di Cucuta, Kolombia, pada 22 Februari. Tujuannya, mengumpulkan USD 100 juta (Rp 1,4 triliun) dalam 60 hari untuk membantu penduduk Venezuela. Deretan artis regional dan internasional akan mengisi acara konser itu.



Editor           : Dyah Ratna Meta Novia
Reporter      : (sha/c7/dos)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini