alexametrics

Hidup di Es, Penguin Paling Rentan terhadap Perubahan Iklim

16 Februari 2019, 16:08:50 WIB

JawaPos.com – Studi yang dipublikasikan di Frontiers in Marine Science pada hari Kamis, menunjukkan gletser dan es sangat penting bagi spesies tertentu. Mereka akan menjadi pihak pertama yang merasakan dampak negatif dari perubahan iklim.

Menurut penulis studi tersebut, Simon Morely, penguin Kaisar berkembang biak di rak-rak es, penguin Adele dan penguin Chinstrap yang memakan krill yang hidup di bawah es, merupakan spesies yang paling rentan akibat perubahan iklim. “Jika krill-nya menghilang, maka mereka bisa dalam masalah besar sebab krill sumber makanan mereka,” kata Morely.

Sedangkan hewan yang mencari makan di perairan terbuka, seperti jenis paus tertentu, atau penguin raja berpotensi mendapat manfaat dari perubahan iklim sebab pasokan makanan mereka terutama adalah jenis ikan.

penguin, es, perubahan iklim, pemanasan global,
Perubahan iklim membuat gletser mencair (Reuters)

“Meskipun mungkin ada manfaat positif bagi beberapa spesies namun tidak pernah pasti bagaimana ekosistem secara keseluruhan akan terpengaruh,” kata Ketua Penelitian Lingkungan, Masyarakat, dan Kebijakan Kanada, Jackie Dawson.

“Kami selalu berpikir tentang beruang dan penguin di Antartika,” katanya kepada Global News.

Morely memperingatkan, penelitian ini hanya berfokus pada hewan yang sudah kita miliki informasinya. “Ada banyak hewan yang sangat langka di perairan dangkal yang kita tidak tahu apa-apa tentang itu,” katanya.

Mereka bisa memiliki efek lain pada ekosistem. “Spesies yang berbeda datang di mana yang benar-benar mengubah ekosistem yang bisa positif atau negatif. Ini semua tentang seberapa cepat hal-hal ini berubah, karena suatu ekosistem dapat menangani perubahan yang lambat,” kata Dawson.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Dinda Lisna

Copy Editor :

Hidup di Es, Penguin Paling Rentan terhadap Perubahan Iklim