JawaPos Radar | Iklan Jitu

Jokowi Puji Perjuangan Presiden Moon Wujudkan Perdamaian di Korea

15 November 2018, 11:46:24 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
korut,korsel, semenanjung korea, denuklirisasi korea,
Presiden Jokowi saat mengunjungi Korea Selatan (Media Sekretariat Presiden)
Share this

JawaPos.com - Proses perdamaian di Semenanjung Korea disambut baik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam KTT ASEAN-Korea Selatan di Singapura, Rabu, (14/11). Upaya keras yang dilakukan Presiden Korea Selatan Moon Jae In untuk terciptanya perdamaian Semenanjung Korea sangat diapresiasi dunia.

Jokowi mengatakan, perjuangan Presiden Moon merupakan satu dari sekian harapan di tengah banyak ketidakpastian yang melanda dunia sekarang ini. "Di tengah banyak ketidakpastian, muncul beberapa harapan. Antara lain harapan akan terwujudnya Semenanjung Korea yang aman dan stabil. Harapan baru tersebut tidak akan terjadi jika tidak terdapat tekad kuat Presiden Moon untuk mengupayakan perdamaian,"ujar Jokowi di Suntec Convention Centre seperti dilansir RMOL.co (Jawa Pos Grup).

Tak hanya dengan Korea Selatan, Indonesia juga memiliki hubungan bilateral dengan Korea Utara hingga lebih dari 50 tahun, sehingga mendukung penuh kerja keras dan upaya perdamaian yang dijalankan di Semenanjung Korea.

korut,korsel, semenanjung korea, denuklirisasi korea,
Jokowi mengatakan, perjuangan Presiden Moon merupakan satu dari sekian harapan di tengah banyak ketidakpastian yang melanda dunia sekarang ini (Reuters)

"Indonesia mendukung sepenuhnya proses perdamaian ini. Pesan dukungan ini telah disampaikan secara konsisten antara lain pada saat pertemuan saya dengan PM Korea Selatan dan Utusan Khusus Korea Utara menjelang pembukaan Asian Games 18 Agustus lalu," kata Jokowi.

Meski begitu, upaya perdamaian di Semenanjung Korea belum berakhir. Saat ini kedua negara masih membutuhkan waktu dan jalan panjang hingga benar-benar tercipta perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea.

Jokowi menyampaikan usulan untuk mengundang pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dalam peringatan 30 tahun kerja sama ASEAN dan Korea Selatan yang akan berlangsung 2019 mendatang jika semua perkembangan positif terus terjadi.

"Semoga dengan pertemuan tersebut maka komitmen Korea Utara akan semakin kuat untuk melakukan langkah menuju Semenanjung Korea yang bebas nuklir. Ke depan, insya Allah kita akan melihat ASEAN dan dua Korea menjadi pilar penting arsitektur perdamaian dan kemitraan di kawasan demi stabilitas, keamanan, dan kesejahteraan bersama," jelas Jokowi.

(met/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up