JawaPos Radar

Ford Motor Ogah Hadiri Konferensi Investor Saudi

15/10/2018, 14:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Khashoggi, AS, arab saudi,
Perusahaan juga tidak berkomentar soal apakah keputusan itu diambil di tengah kasus hilangnya wartawan senior Arab Saudi, Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul beberapa waktu lalu (AFP)
Share this

JawaPos.com - Chief Executive JP Morgan & Chase Co, Jamie Dimon dan Ford Motor Co Chairman Bill Ford membatalkan rencana untuk menghadiri konferensi investor Saudi yang akan digelar beberapa waktu ke depan. Hal itu diumumkan oleh pihak perusahaan dalam sebuah pernyataan akhir pekan kemarin.

Baik JP Morgan maupun Ford tidak akan menguraikan alasan-alasan mengapa keputusan untuk tidak menghadiri konferensi Inisiatif Investasi Masa Depan di Riyadh akhir bulan ini diambil. Seperti dilansir RMOL.co (Jawa Pos Grup), mereka tak memberikan keterangan sama sekali.

Perusahaan juga tidak berkomentar soal apakah keputusan itu diambil di tengah kasus hilangnya wartawan senior Arab Saudi, Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul beberapa waktu lalu. Kasus ini masih hangat dan menjadi pertanyaan besar para pemimpin dunia.

Khashoggi, AS, arab saudi,
Chief Executive JP Morgan & Chase Co, Jamie Dimon dan Ford Motor Co Chairman Bill Ford membatalkan rencana untuk menghadiri konferensi investor Saudi yang akan digelar beberapa waktu ke depan (Reuters)

KTT investasi di Riyadh sendiri biasanya menarik eksekutif dari beberapa perusahaan dan organisasi media terbesar di dunia. Namun banyak media yang akhirnya memboikot acara tersebut sebagai aksi protes hilangnya Khashoggi di Konsulat Arab Saudi.

Hingga saat ini para pemimpin di Eropa dan AS terus mendesak Arab Saudi dan Turki untuk melakukan penyelidikan atas hilangnya Khashoggi. Disebutkan Khashoggi masuk ke Konsulat Arab Saudi pada 2 Oktober lalu namun hingga saat ini tak pernah keluar lagi.

Turki menuding Saudi membunuh Khashoggi. Mayatnya disingkirkan untuk menghilangkan jejak pembunuhannya. Namun Saudi membantah keras tudingan Turki tersebut.

(met/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up