alexametrics

AS Terus Sebut Covid-19 dari Wuhan, Xi Jinping: Jangan Dipolitisasi!

15 September 2021, 15:44:47 WIB

JawaPos.com – Asal usul SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 terus dipertanyakan setelah beredarnya dokumen yang menyatakan Amerika Serikat terlibat dalam pendanaan penelitian di Wuhan, Tiongkok. AS juga berulang kali menuding kebocoran lab di Tiongkok sebagai asal usul pandemi.

Menanggapi hal itu, Presiden Tiongkok Xi Jinping justru mendesak negara-negara dunia untuk saling mendukung upaya memerangi pandemi.

Xi Jinping mengatakan caranya dengan meningkatkan kerja sama dalam pengembangan dan produksi vaksin. Lalu bekerja sama untuk mencoba menciptakan peradaban kesehatan masyarakat bagi seluruh umat manusia. Xi Jinping juga meminta agar asal usul Covid-19 serta vaksin tidak dipolitisasi.

“Tiongkok mendesak dunia untuk melawan upaya mempolitisasi subjek vaksin dan asal usul virus Korona,” sebut Xi Jinping dalam pidato lewat video kepada para peserta sesi pleno Forum Ekonomi Timur (EEF).

Xi mengajak semua negara harus saling mendukung upaya memerangi pandemi. Lalu meningkatkan kerja sama dalam pengembangan dan produksi vaksin sebagai kebutuhan publik global.

“Dengan tegas melawan segala upaya untuk mempolitisasi vaksin dan masalah asal usul virus Korona dan bekerja sama untuk mencoba untuk menciptakan peradaban kesehatan masyarakat bagi seluruh umat manusia,” katanya.

Selama pandemi, AS berulang kali mengemukakan dugaan bahwa kebocoran dari laboratorium di Wuhan, Tiongkok, mungkin telah menyebabkan penyebaran virus Korona. Beijing memprotes pernyataan itu. Pihak berwenang Tiongkok menunjukkan bahwa masalah asal usul virus Korona berada dalam lingkup ilmuwan, dan bukan politisi.

Pada 27 Agustus, situs web resmi Direktur Intelijen Nasional AS menerbitkan laporan intelijen yang merangkum kesimpulan tentang asal usul Covid-19. Dokumen itu, antara lain, mencatat bahwa virus Korona tidak dikembangkan sebagai senjata biologis.

Pada saat yang sama, komunitas intelijen AS tidak sampai pada satu kesimpulan tentang asal usul virus, dan pendapat mereka masih berbeda. Mereka mengakui bahwa, kemungkinan besar, mereka tidak akan dapat memberikan evaluasi akhir tentang asal usul virus Korona tanpa masukan dari Tiongkok.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads