alexametrics

Ditanya Wartawan Pernah Jadi Agen Rusia, Trump Jawab: Memalukan!

15 Januari 2019, 13:10:03 WIB

JawaPos.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat satu pernyataan yang mengejutkan. Berdiri di luar Gedung Putih, dia mengatakan bahwa ia bukan agen Rusia.

“Saya tidak pernah bekerja untuk Rusia,” kata Trump kepada wartawan dilansir dari Channel News Asia. “Ini bahkan pertanyaan yang memalukan. Itu semua tipuan besar!”

Komentar-komentar Trump yang keras itu berusaha menghentikan kontroversi dugaan hubungannya dengan Kremlin. Pernyataan itu, disampaikan sebelum dia lepas landas di helikopter Marine One untuk perjalanan ke New Orleans, mengikuti dua laporan adanya bom.

trump, rusia, putin,
Komentar-komentar Trump yang keras itu berusaha menghentikan kontroversi dugaan hubungannya dengan Kremlin (Sputnik)

The New York Times melaporkan bahwa FBI membuka penyelidikan apakah Trunp bertindak atas nama Rusia setelah dia menjadi presiden. The Washington Post melaporkan upaya yang tidak biasa yang diambil oleh Trump untuk menyembunyikan isi percakapannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Laporan ini tentu saja ada di atas penyelidikan besar yang dipimpin oleh jaksa khusus Robert Mueller. Dia melihat upaya Rusia untuk mempengaruhi pemilihan presiden 2016 dan kemungkinan itu berkolusi dengan kampanye Trump.

Sementara itu, Trump diberi kesempatan untuk menanggapi laporan investigasi FBI pada hari Sabtu (12/1) ketika ia wawancara di saluran Fox News favoritnya. Tetapi alih-alih penolakan yang jelas, ia memicu kemarahan di Washington hanya dengan mengatakan bahwa pertanyaan itu adalah hal yang paling menghina yang pernah ditanyakan.

Lalu, tanggapannya pada Senin (14/1) membawa seluruh dugaan persekongkolan kolusi Rusia. “Banyak berita palsu,” kata Trump. Dia memanggil para pemimpin FBI saat itu yang memutuskan untuk menyelidiki dia.

Detail dari laporan terbaru sangat mengejutkan, berbeda dengan cara kerja Mueller yang nyaris bocor dan sering kali dengan hati-hati.

Washington Post mengatakan bahwa Trump mengambil catatan yang dicatat oleh penerjemahnya selama pertemuan satu lawan satu dengan Putin agar tidak dibagikan dengan para asistennya. Dia diduga mengambil catatan itu dan memerintahkan penerjemah untuk tidak membocorkan isinya.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum



Close Ads
Ditanya Wartawan Pernah Jadi Agen Rusia, Trump Jawab: Memalukan!