JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tiongkok Sering Sebut Dalai Lama Separatis

14 Desember 2018, 17:16:20 WIB
tiongkok, tibet, dalai lama,
Tiongkok secara rutin menyebut Dalai Lama sebagai seorang separatis yang berbahaya. Sedangkan Dalai Lama mengatakan, ia hanya menginginkan otonomi asli untuk tanah airnya (Reuters)
Share this

JawaPos.com - Pemerintah Tiongkok memperingatkan warga Tibet untuk tidak merayakan atau mengambil bagian dalam perayaan 60 tahun pengasingan Dalai Lama.

Tiongkok diketahui mengirim pasukan ke Tibet pada tahun 1950 dalam apa yang secara resmi dianggap sebagai pembebasan damai dan telah memerintah di wilayah tersebut sejak saat itu.

Tokoh tertingi dalam agama Buddha di Tibet, Dalai Lama kemudian melarikan diri ke pengasingan ke India pada 1959 setelah pemberontakan yang gagal terhadap Pemerintah Tiongkok .

Tiongkok secara rutin menyebut Dalai Lama sebagai seorang separatis yang berbahaya. Sedangkan Dalai Lama mengatakan, ia hanya menginginkan otonomi asli untuk tanah airnya yang terpencil dan bergunung-gunung.

Pemerintah Tiongkok menilai bahwa Dalai Lama telah mencoba menggunakan kekuatan musuh di media barat untuk menyebarkan desas-desus dan fitnahannya terhadap Tiongkok untuk mempromosikan kemerdekaan Tibet, mengabaikan kebebasan dan kehormatan yang diberikan kepada rakyat Tibet seperti dilansir RMOL.co (Jawa Pos Grup).

"Dalam menghadapi kebohongan Dalai Lama ke-14, bangsa Tibet harus lebih sadar bahwa Tibet yang baru dan sosialis menggantikan sistem feodal dan feodal Tibet kuno adalah kebutuhan historis, dan kemenangan bagi kebenaran dan orang-orang," tulis pemerintahan Tibet China dalam surat yang dirilis di situsnya, seperti dimuat Reuters.

Editor           : Dyah Ratna Meta Novia
Reporter      : (met/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini