JawaPos Radar | Iklan Jitu

Di Balik Karya Besar Stan Lee Bersama Marvel Comics

Sang Pendobrak, sang Pemberi Harapan

14 November 2018, 08:13:40 WIB | Editor: Ilham Safutra
Di Balik Karya Besar Stan Lee Bersama Marvel Comics
Stan Lee (GETTY/AFP/File / Frazer Harrison)
Share this

JawaPos.com - Lewat karya-karyanya, Stan Lee memberi dunia harapan itu: siapa pun bisa menjadi pahlawan super. Penolong sesama. Tak peduli Anda seorang pemuda pemalu atau pria tunanetra. Entah Anda berkulit putih maupun hitam. Untuk itulah dunia patut berduka.

Sebab, Senin (12/11) waktu Los Angeles, Kirk Schenck, pengacara yang mewakili anak Lee, Joan Celia, mengumumkan bahwa co-creator Spider-Man, Daredevil, Black Panther, dan banyak lagi karya lain itu berpulang. Otak di balik Marvel Comics tersebut menutup mata untuk selamanya dalam usia 95 tahun. "Stan Lee meninggal dunia di Cedars-Sinai Medical Center, Los Angeles," ujarnya singkat.

Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai penjuru. "Sebagian diriku masih berpikir, dia bakal hidup selamanya," ucap bos Marvel Studios Kevin Feige.

Di Balik Karya Besar Stan Lee Bersama Marvel Comics
Stan Lee (The Verge/Frazer Harrison/Getty Images)

CEO Disney Bob Iger juga mengenang Lee sebagai seorang pahlawan super. Sama dengan karakter rekaannya. "Dia punya kekuatan untuk menginspirasi, menghibur, dan menghubungkan pembaca. Imajinasinya hanya bisa ditandingi kekuatan hatinya," papar dia dalam pernyataan tertulis.

Lee tidak cuma dikenal para pemangku jabatan. Para pemeran Thor, Iron Man, Spider-Man, Ant-Man, sampai para mutan X-Men pun berduka lantaran kehilangan kreator mereka.

"Tidak akan ada Stan Lee lain. Selama berdekade-dekade, dia memberikan petualangan, kenyamanan, rasa percaya diri, inspirasi, dan rasa gembira buat anak muda maupun orang tua," cuit Chris Evans, pemeran Captain America.

Dalam sebuah wawancara Lee mengaku pernah merasa minder. Sebab, ketika banyak orang berusaha mengubah wajah dunia dengan membangun jembatan atau berkarir di dunia medis untuk menyembuhkan berbagai penyakit, dirinya cuma bisa menelurkan komik.

Tapi, kini semua tahu betapa besar jasanya. "Komik modern akan selalu mengenang sumbangsihnya." Demikian pernyataan rival Marvel, DC Comics, dalam akun media sosial mereka.

Sebagai bentuk rasa hormat, DC Comics juga sempat membuat serial khusus: Just Imagine Stan Lee Creating. Komik itu berisi kisah-kisah para pahlawan super DC bila alur ceritanya digarap Lee.

Wajar DC Comics juga merasa kehilangan. Penerima National Medal of Arts pemerintah Amerika Serikat itulah yang bisa dibilang mengubah citra pahlawan super.

Di era 1960-an, Lee memperkenalkan superhero yang manusiawi. Punya sifat buruk, pernah merasa sedih, hidup susah, mengidap penyakit serius (hingga mengalami kecacatan), sampai terlibat masalah kriminal. "Hanya karena dia pahlawan dan punya kekuatan super, bukan berarti hidupnya tidak penuh masalah," tutur Lee tentang Spider-Man.

Menyusul Spider-Man, pria yang muncul di Hollywood Walk of Fame pada 2011 itu menciptakan lebih banyak lagi superhero di luar "kelaziman". Dari Daredevil yang tunanetra sampai Black Panther yang berasal dari kalangan kulit hitam.

Lee juga mendobrak peraturan komik bersih bebas dari kata-kata kotor dan aksi brutal. Itu merupakan bentuk perlawanan terhadap aturan Comics Code Authority yang ditengarai membuat penjualan komik anjlok. Bahkan sampai 75 persen.

Bagi pria kelahiran Manhattan, New York, 22 Desember 1922, tersebut, pahlawan super adalah hiburan buat mereka yang sudah bukan lagi anak-anak.

Lee juga rutin menonton plus rajin pula tampil dalam film superhero. Terakhir dia tercatat ikut tampil sebagai cameo dalam Ant-Man and the Wasp rilisan 2018. "Sudah jadi kebiasaan, jadi sulit buatku untuk 'melanggar' hal itu," katanya.

Kini sang pemberi harapan, sang pendobrak, dan sekaligus inspirator itu telah berpulang. Dan kini semua orang tahu, apa yang telah dia sumbangkan tak kalah berharga dengan semua jembatan yang pernah dibangun atau obat-obatan medis yang telah ditemukan. Excelsior, Sir! 

(The New York Times/Hollywood Reporter/Variety/fam/c9/ttg)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up