JawaPos Radar

Israel Hancurkan Lima Truk Palestina

14/09/2018, 17:10 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
palestina, israel,
Israel menghancurkan lima truk yang telah dipersiapkan di depan Desa Bedouin, Tepi Barat, Israel pada Kamis, (13/9). Dilansir The Time Of Israel pada Kamis, (13/9) (Reuters)
Share this

JawaPos.com – Israel menghancurkan lima truk yang telah dipersiapkan di depan Desa Bedouin, Tepi Barat, Israel pada Kamis, (13/9). Dilansir The Time Of Israel pada Kamis, (13/9). Kelima truk tersebut merupakan sebuah truk pengirim barang. Kemudian truk ini digunakan untuk melakukan perlawanan warga Palestina terhadap Israel.

Pembongkaran terhadap lima Truk ini dilakuan oleh petugas sipil Kementrian Pertahanan Israel. Dilaporkan petugas sipil itu memang bertugas mengawasi bagian Tepi Barat Israel. Dalam kejadian ini, petugas sipil hanya melakukan pembersihan terhadap lima truk yang berada di sekitar Kfar Adumim.

Mereka mengakui tindakan pembongkaran ini merupakan tindakan yang legal di mata hukum Israel. Dilaporkan pengadilan tinggi memberi putusan untuk mengosongkan jalan untuk pembongkaran Khan Al Ahmar. Mereka juga menolak kecaman Internasional terhadap Israel.

Dilaporkan lima truk itu disiapkan untuk aksi protes Palestina terhadap keseweangan Israel sejak Selasa, (11/09).  Salah seorang aktivis, Abdallah Abu Rahmeh mengatakan, aksi pengibaran bendera Palestina menyiratkan pesan ke Israel bahwa daerah itu merupakan milik mereka.

Tepi Barat dibagi menjadi 3 area, Yaitu A,B, dan C. Area A dikuasai oleh Palestina. B dikuasai oleh kedua negara tersebut sedangkan C sepenuhnya dikuasai oleh Israel. Lawan dari pihak pembongkaran Khan Al-Amar yang terletak di Area C mempercayai itu hanya upaya Israel untuk mempeluas Kfar Adumim. Namun, Kelompok HAM di Israel mengatakan, itu adalah upaya untuk meminimalkan warga Palestina di area C.

Disebutkan bahwa ada banyak faktor tekanan dari lLuar mengenai penghancuran desa Palestina secara ilegal. Para hakin juga menolak permohonan petisi untuk menunda pembongkaran Khan Al Ahmar. Penduduk desa juga menolak untuk dipindahkan ke dekat tempat pembuangan kota di Palestina.

(am1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up