JawaPos Radar

Ayatollah Khamenei: Tidak Ada Perang dan Negosiasi dengan AS

14/08/2018, 08:55 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
tak ada perang Iran dengan AS
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyatakan pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) tidak akan pernah terjadi (IB Times)
Share this image

JawaPos.com - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyatakan pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) tidak akan pernah terjadi. Dilansir Al Jazeera pada Selasa, (14/8), Khamenei mengatakan, seperti yang ditunjukkan dalam kesepakatan nuklir 2015, negaranya hanya akan melakukan negosiasi jika tekanan AS tidak akan mempengaruhi mereka.

"Tidak akan pernah terjadi negosiasi dengan pemerintahan AS saat ini," kata Khamenei. Menurutnya, baru-baru ini, para pejabat AS telah berbicara terang-terangan tentangnya.

Selain sanksi, mereka berbicara tentang perang dan negosiasi. “Dalam hal ini, izinkan saya mengatakan beberapa kata kepada orang-orang bahwa tidak akan ada perang, atau negosiasi dengan Amerika," Khamenei melanjutkan.

tak ada perang Iran dengan AS
AS memberlakukan sanksi kepada Iran lagi (Al Arabiya)

Dalam sebuah unggahan, Khamenei menyebutkan sejumlah alasan mengapa Iran tidak mau bernegosiasi dengan AS. Termasuk penolakan Washington DC untuk mundur satu inci dari tujuan yang dinyatakannya sendiri.

Dalam beberapa hari terakhir, Trump, yang menarik AS dari perjanjian penting pada bulan Mei dan telah berulang kali mengkritik kesepakatan Iran. Ia mengatakan, dia bersedia bernegosiasi dengan Iran dan bertemu Presiden Iran Hassan Rouhani tanpa prasyarat.

Tetapi Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dengan cepat kembali pada beberapa komentar presiden, yang menyebutkan beberapa tuntutan untuk pertemuan puncak tersebut akan berlangsung.

Rouhani mengatakan, Teheran tidak akan bernegosiasi jika negara itu berada di bawah sanksi, tetapi tidak menutup kemungkinan pembicaraan langsung sama sekali. Washington memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran pada 7 Agustus.

Putaran kedua sanksi yang menargetkan ekspor terbesar Iran, minyak dan gas, akan berlaku pada November. Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menggemakan komentar Khamenei dalam wawancara dengan Al Jazeera. "Kami tidak punya masalah dengan dialog tetapi apakah Trump benar-benar serius tentang negosiasi?"

(ina/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up