alexametrics

Ab Mutalif Pakai Uang Infak Masjid Bayar Kartu Kredit dan Traveling

14 Maret 2019, 10:30:55 WIB

JawaPos.com – Mantan Ketua Dewan Manajemen Masjid Darussalam Singapura, Ab Mutalif Hashim, 58, mengaku bersalah atas enam pelanggaran pidana atas kepercayaan, dengan delapan dakwaan lainnya yang sedang dipertimbangkan. Ia korupsi uang infak Masjid Darussalam lebih dari SGD 370 ribu atau sekitar Rp 3,9 miliar.

Dilansir dari Channel News Asia beberapa waktu yang lalu, Ab Mutalif menjadi Ketua Dewan Manajemen Masjid Darussalam Singapura antara 2003 dan Agustus 2010, lalu berlanjut sebagai ketua sukarela hingga Maret 2013.

Ab Mutalif juga merupakan mantan Direktur Eksekutif Just Parenting Association (JPA) yang telah ia dirikan. JPA ia dirikan pada 2004, dengan tujuan memberdayakan keluarga berpenghasilan rendah dengan memberikan keterampilan pengasuhan yang efektif dan efisien kepada orangtua melalui pendidikan dan program.

Salah satu rekening yang digunakannya untuk menyimpan uang infak yang ia korupsi adalah rekening JPA yang dikelolanya. Ia mendepositkan uang itu ke dalam akun POSB-nya sendiri, rekening bank atas nama seorang perempuan dan rekening JPA.

Ab Mutalif menghabiskan sebagian uang infak yang dikorupsinya untuk membayar pengeluaran pribadi dan rumah tangga. Termasuk membayar tagihan kartu kredit, traveling, dan biaya pengobatan.

Uang tersebut juga digunakan untuk biaya operasional seperti penggajian, sewa, dan utilitas JPA. Sebagai direktur eksekutif JPA antara Agustus 2010 dan Agustus 2011, Ab Mutalif menerima gaji bulanan sebesar 7.000 dolar singapura.

Pelanggarannya merupakan pelanggaran terhadap Peraturan Keuangan Masjid yang dikeluarkan oleh Islamic Religious Council of Singapore’s (MUIS).

MUIS juga telah melakukan audit independen reguler pada semua masjid untuk memastikan kepatuhan dengan Peraturan Keuangan Masjid. “Kasus ini seharusnya tidak menodai nama baik dan kontribusi berharga dari para pemimpin masjid, sukarelawan dan staf, yang telah melayani komunitas dan jamaah mereka tanpa pamrih dan dengan amanah selama bertahun-tahun,” kata MUIS.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Dinda Lisna

Ab Mutalif Pakai Uang Infak Masjid Bayar Kartu Kredit dan Traveling