alexametrics

Negatif Virus Korona, 78 WNI di Kapal Diamond Princess Minta Mi Instan

14 Februari 2020, 15:21:04 WIB

JawaPos.com – Kementerian Luar Negeri memastikan 78 Warga Negara Indonesia (WNI) yang ikut dikarantina di dalam kapal pesiar Diamond Princess, Pelabuhan Yokohama, Jepang, semuanya dalam kondisi sehat. Mereka dikarantina bersama lebih dari 3 ribu penumpang. Seperti diketahui, puluhan orang di antaranya di kapal pesiar itu positif terinfeksi virus Korona jenis baru asal Wuhan, Tiongkok.

Kapal pesiar itu sudah dikarantina sejak 5 Februari 2020. Berdasar itu, masa karantina akan berakhir paling lambat pada 19 Februari 2020.

Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah memastikan 78 WNI di kapal pesiar Diamond Princess negatif virus Korona. Dan semuanya dipastikan dalam kondisi sehat. Meski begitu tetap harus mengikuti prosedur untuk mengikuti karantina selama 14 hari.

“Kabar mereka (WNI) baik dan sehat. (Hasilnya) iya (negatif),” beber Teuku Faizasyah kepada JawaPos.com, Jumat (14/2).

Kabar terbaru yang dilansir dari Twitter resmi KBRI Tokyo pada 12 Februari 2020 bahkan menyebutkan para WNI kangen mi instan. Selain itu mereka ingin mengonsumsi obat herbal cairan pereda masuk angin dan vitamin C.

“KBRI Tokyo mengantar cairan pereda masuk angin yang diminta WNI yang sedang di atas kapal Diamond Princess yang sedang dikarantina untuk observasi di Yokohama, sekaligus mie instan dan Vitamin C. Foto: barang diantar staf KBRI Tokyo ke petugas pelabuhan. #NegaraMelindungi,” bunyi kicauan Twitter KBRI Tokyo, @KBRITokyo.

Sebelumnya seluruh penumpang kapal pesiar Diamond Princess dilarang turun saat kapal bersandar di Pelabuhan Yokohama. Penularan dipicu oleh salah seorang lansia yang positif terinfeksi virus Korona.

Selain WNI, ada pula pasangan bulan madu dari Inggris yang harus berpisah dengan pasangannya karena harus menjalani isolasi di rumah sakit. Masa karantina akan berakhir paling lambat 19 Februari 2020.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani


Close Ads