alexametrics

Cegah Obesitas Warganya, Cile Kontrol Minuman Manis

14 Februari 2020, 01:05:36 WIB

JawaPos.com – Cile sukses. Usaha mereka untuk membuat penduduk memilih produk yang rendah gula akhirnya membuahkan hasil. Berdasar penelitian yang dilakukan Gillings School of Global Public Health, University of North Carolina, terungkap bahwa penjualan minuman berpemanis buatan turun hingga 23 persen sejak Cile menerapkan beberapa kebijakan pada 2016.

Pemerintah memberikan label peringatan untuk makanan yang tidak sehat. Label hitam putih itu hanya memaparkan hal yang buruk. Misalnya, tinggi kalori, tinggi gula, dan tinggi lemak. Otomatis orang akan berpikir dua kali jika ingin membeli. Perusahaan makanan kurang sehat tersebut juga tidak bisa memasarkan produknya ke anak-anak. Termasuk menjual produk mereka di sekolah.

Orang tua juga diberi edukasi tentang bahaya pemberian minuman kemasan yang manis untuk anaknya. Dulu minuman seperti itu sering dibeli orang kalangan menengah ke bawah. Tapi, kini kalangan atas maupun bawah memiliki pemikiran serupa. Yaitu, berpikir berkali-kali sebelum membelinya.

Pemerintah juga memberikan batasan kadar gula dalam makanan. Dulu 22,5 gram gula per 100 gram makanan menjadi hanya 10 gram per 100 gram dua tahun setelah langkah pengurangan gula digaungkan.

Cile menerapkan kebijakan yang ketat tersebut karena obesitas sulit terkendali. Penduduk Cile mengonsumsi lebih banyak minuman manis kemasan dibandingkan penduduk lain di dunia. Tiga perempat orang dewasa di Cile dan lebih dari separo anak-anak di negara tersebut mengalami obesitas.

Editor : Edy Pramana

Reporter : (sha/c7/dos)


Close Ads