alexametrics

Bom Bunuh Diri Tewaskan 27 Anggota Garda Revolusi Iran

14 Februari 2019, 12:18:21 WIB

JawaPos.com – Ledakan bom menewaskan setidaknya 27 orang anggota Garda Revolusi Iran dan 13 lainnya terluka pada Rabu (13/2). Serangan bom bunuh diri itu terjadi saat pekan peringatan 40 tahun Revolusi Islam Iran yang menggulingkan Shah dukungan Amerika pada 1979. Ini adalah serangan terburuk terhadap militer tahun ini.

Insiden terjadi ketika bus yang mengangkut anggota korps Garda Revolusi diserang pembom bunuh diri di Chanali, rute Khash-Zahedan.

Dilansir dari Reuters, Kelompok Sunni Jaish al Adl mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Kelompok ini diketahui tengah mencari hak yang lebih besar dan kondisi kehidupan lebih baik bagi etnis minoritas Baluchis.

Kerugian besar yang dirasakan pasukan militer utama Iran mendorong seorang komandan Garda Revolusi senior untuk mengeluarkan peringatan kepada musuh negara itu.

“Tanggapan kami dalam membela Garda Revolusi tidak akan terbatas pada ini saja,” kata Ali Fadavi seperti dikutip oleh Fars.

“Musuh akan menerima respons yang sangat tegas dari seperti sebelumnya,” tambahnya. Dia tidak meneyebutkan musuh mana atau tindakan apa yang akan dilakukan Teheran.

Di masa lalu Iran menuduh saingan regionalnya, Sunni Arab Saudi, mendukung kelompok separatis Sunni yang telah menyerang pasukan keamanannya. Riyadh membantah tuduhan itu.

Otoritas Muslim Syiah Iran mengatakan kelompok-kelompok militan beroperasi dari tempat-tempat aman di Pakistan dan telah berulang kali meminta untuk menindak mereka.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Verryana Novita Ningrum



Close Ads
Bom Bunuh Diri Tewaskan 27 Anggota Garda Revolusi Iran