alexametrics

Mesir-Israel Fokus Olah Gas Alam

14 Januari 2019, 14:35:50 WIB

JawaPos.com – Seorang menteri senior Israel telah tiba di Kairo, Mesir untuk menghadiri konferensi energi setelah menerima undangan dari Pemerintah Mesir. Ini menurut pernyataan Kementerian Energi Israel. Dilansir dari Al Jazeera pada Minggu (13/1), Menteri Energi Israel Yuval Steinitz tiba di Kairo pada Minggu malam untuk menghadiri forum regional tentang gas alam.

Soal gas alam telah menjadi masalah ekonomi dan strategis utama di Mediterania Timur. “Pengembangan ladang gas memiliki nilai geopolitik dan geostrategis,” kata Steinitz kepada radio militer Israel menjelang perjalanan.

Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan antara Mesir dan Israel semakin dekat. Misalnya, Mesir mencapai kesepakatan dengan Israel atas pembelian gas alam. Tahun lalu perusahaan Mesir, Dolphinus menandatangani kesepakatan untuk membeli gas alam senilai USD 15 miliar dari perusahaan Israel Delek Drilling dan mitra AS-nya Noble.

mesir, israel, gas alam,
Mesir mencapai kesepakatan dengan Israel atas pembelian gas alam (Thinglink)

“Undangan Steinitz ke konferensi di Mesir adalah hasil positif dari perjanjian gas,” kata seorang sumber yang dekat dengan menteri energi kepada kantor berita AFP.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ingin meningkatkan hubungan dengan Dunia Arab dalam menghadapi ekspansi dan pengaruh Iran di seluruh wilayah Timur Tengah. Mesir dan Yordania adalah satu-satunya negara Arab yang secara resmi mengakui Israel, tetapi hubungan antara Israel dan negara-negara Teluk Arab juga menghangat dalam beberapa bulan terakhir.

Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, sama seperti Israel, memandang Iran sebagai ancaman regional dan sebelumnya telah melobi AS untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir multinasional dengan Teheran.

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman (MBS) bertemu dengan beberapa kelompok Yahudi dan lobi-lobi pro-Israel selama perjalanan ke AS tahun lalu. Ia bahkan melangkah lebih jauh dengan menyatakan bahwa Israel memiliki haknya sendiri untuk memiliki tanah.

Sementara itu, pekan lalu, Presiden Mesir Abdel Fattah El Sisi mengatakan kepada penyiar AS CBS bahwa negaranya bekerja sama dengan Israel melawan kelompok-kelompok bersenjata di Semenanjung Sinai. Dalam wawancara itu, Sisi ditanya apakah kerja sama negaranya dengan Israel adalah yang paling dekat antara kedua negara. “Itu benar, kami memiliki berbagai kerjasama dengan Israel,” jawabnya.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Dinda Lisna


Close Ads
Mesir-Israel Fokus Olah Gas Alam