JawaPos Radar | Iklan Jitu

Khashoggi Sempat Memohon Agar Plastik Disingkirkan dari Kepalanya

13 November 2018, 09:40:25 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
khashoggi, khashoggi dibunuh, wartawan, arab saudi,
urnalis Washington Post, Jamal Khashoggi menghabiskan saat-saat terakhirnya dengan memohon agar kantong plastik segera disingkirkan dari kepalanya (AFP)
Share this

JawaPos.com - Jurnalis Washington Post, Jamal Khashoggi menghabiskan saat-saat terakhirnya dengan memohon agar kantong plastik segera disingkirkan dari kepalanya. Dilansir dari Russian Today pada Senin, (12/11), hal itu dipaparkan oleh seorang wartawan investigasi Turki.

Pembunuhan itu berlangsung selama sekitar tujuh menit. Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Kepala investigasi di koran Harian Sabah Turki Nazif Karaman, mengutip rekaman audio kata-kata terakhir Khashoggi saat ia dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul. “Saya tak bisa bernapas, singkirkan plastik ini dari kepalaku, aku klaustrofobia (phobia terhadap tempat-tempat sempit),” ujarnya.

Menurut Karaman, rekaman itu menunjukkan kalau para pembunuhnya membutuhkan waktu tujuh menit untuk mencekik Khashoggi sampai mati dengan kantong plastik yang membungkus kepala Khashoggi.

khashoggi, khashoggi dibunuh, wartawan, arab saudi,
Menurut Karaman, rekaman itu menunjukkan kalau para pembunuhnya membutuhkan waktu tujuh menit untuk mencekik Khashoggi sampai mati dengan kantong plastik yang membungkus kepala Khashoggi (AFP)

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebelumnya mengatakan, rekaman audio pembunuhan mengerikan Khashoggi telah dibagikan kepada Arab Saudi, AS, Inggris, Prancis dan Jerman. Erdogan telah mengklaim memiliki rekaman sejak awal Oktober, ketika pembunuhan itu terjadi.

Khashoggi, seorang jurnalis yang kerap mengritisi Putra Mahkota Saudi Mohammad Bin Salman, memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober untuk mengambil beberapa dokumen, dan tidak pernah kembali keluar. Awalnya, spekulasi berputar  kalau pembunuhan itu mungkin telah diperintahkan oleh Putra Mahkota, namun Saudi menyangkal hal itu, dan malah menyalahkan pembunuhan itu merupakan operasi nakal.

Sementara itu, pencarian mayat Khashoggi masih berlangsung karena laporan tentang kematian Khashoggi terus muncul di media. Pada hari Sabtu, surat kabar Turki Daily Sabah melaporkan, ahli forensik menemukan jejak-jejak asam di saluran air Konsulat Saudi.

Para peneliti untuk berpendapat sisa-sisa jasad Khashoggi mungkin telah dilarutkan dalam asam dan mengalir ke saluran air. 

(ina/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up