JawaPos Radar

19 Tahun Menghilang, Pria Thailand Akhirnya Pulang

13/09/2018, 04:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Pria Thailand Akhirnya Pulang, Somsak Somying,
Thailand. Seorang pria yang menghilang selama 19 tahun pulang ke rumahnya kembali dan mengejutkan keluarganya. Setelah 19 tahun tak diketahui kabarnya, keluarga bahkan mengira bahwa dirinya telah meninggal dunia karena tak kunjung pulang (Bangkok Post)
Share this image

JawaPos.com - Kejadian mengejutkan datang dari distrik Sangkha, Thailand. Seorang pria yang menghilang selama 19 tahun pulang ke rumahnya kembali dan mengejutkan keluarganya. Setelah 19 tahun tak diketahui kabarnya, keluarga bahkan mengira bahwa dirinya telah meninggal dunia karena tak kunjung pulang.

Namun Somsak Somying  akhirnya pulang. Ia ditahan di Laut Malaysia dan dipenjara selama beberapa bulan. Meskipun kepulangannya mengejutkan keluarga mereka bersyukur karena Somying akhirnya dapat berkumpul bersama keluarga kembali.

Ibunya, Iat Somying,72 tahun, menangis saat menceritakan kembalinya sang putera setelah 19 tahun pada Kamis lalu. Mereka sebelumnya bahkan sudah kehilangan harapan untuk bertemu dengannya.

"Saya selalu merindukannya dan mengira dia sudah meninggal. Saya secara teratur melakukan ritual merit untuknya dan berdoa dia beristirahat dengan damai. Saya tidak ingin apa pun lagi, sekarang dia pulang dan bersamaku lagi," kata ibunya seperti dilansir Bangkok Post.

Kejadian bermula saat Somying yang berusia 31 tahun meninggalkan rumah dengan seorang teman yang berasal dari desa yang sama untuk bekerja di sebuah lokasi konstruksi di Bangkok pada 1999 silam. Namun temannya tiba-tiba berhenti dari pekerjaan dan pergi meninggalkannya. Saat itu Somsak tidak tau arah jalan pulang karena tak bisa membaca maupun menulis.

Kemudian dia kembali bergabung dengan konstruksi pada 2015, saat itu dirinya dipindahkan ke sebuah lokasi konstruksi di Phuket. Dia mengatakan, perusahaan yang memperkerjakannya dia Samut Prakan akan membayarnya sebesar 9 ribu baht per bulan jika setuju untuk menyerahkan kartu identitasnya.

Namun itu adalah awal dari mimpi buruknya, dia malah mendapat kekerasan dan terjebak dengan banyak narkotika serta tidak memiliki kesempatan untuk kabur. "Bekerja di kapal pukat ikan ternyata menjadi mimpi buruk yang tak ada habisnya," kata Somying.

Namun otoritas Malaysia membantunya kembali ke Thailand, polisi berusaha menyatukannya kembali dengan keluarganya. Mereka akhirnya dapat menemukan saudara perempuannya yang tinggal di daerah Surin dan kemudian membantu membawanya pulang.

(trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up