alexametrics

Usai Singapura, Malaysia Temukan Positif Covid Meski Divaksin 2 Dosis

13 April 2021, 12:44:00 WIB

JawaPos.com – Sudah divaksinasi Covid-19 tak menutup kemungkinan seseorang terhindar dari Covid-19. Setelah kasus di Singapura, Malaysia kini juga menemukan kasus positof Covid-19 pada warga negara asing dari Tiongkok padahal ia sudah divaksinasi dua suntikan.

Seorang pejabat negara Malaysia di Sarawak memperingatkan bahwa sejumlah pengunjung dari Tiongkok yang telah menyelesaikan dua dosis vaksinasi Covid-19 masih dinyatakan positif terkena virus. Politisi Sim Kui Hian, yang menjabat sebagai menteri negara bagian untuk pemerintah daerah dan perumahan mengatakan dalam sebuah posting Facebook pada 6 April bahwa paspor vaksinasi tidak menjamin kekebalan 100 persen.

Dia menunjukkan bahwa dibutuhkan dua hingga tiga minggu setelah vaksinasi untuk membentuk antibodi yang cukup di dalam tubuh, dan efisiensi bervariasi antar vaksin. Dia juga memperingatkan bahwa varian baru virus sedang bermunculan.

“Dari 54 ribu orang yang divaksinasi di Sarawak, kami memiliki sejumlah kecil orang yang masih positif Covid-19 (1-3 minggu setelah vaksinasi karena berbagai alasan). Tidak mengherankan karena kami telah melihat kasus impor dari Tiongkok yang telah menyelesaikan 2 dosis vaksin di Tiongkoj tahun lalu tetapi ditemukan positif Covid-19 ketika memasuki Kuching karena karantina wajib dan tes usap PCR kami,” katanya lewat postingannya seperti dilansir dari Mothership, Selasa (13/4).

Sim tidak memberikan jumlah kasus impor dari Tiongkok, atau nama vaksin yang diambil pengunjung tersebut. Dia juga menulis bahwa dua dosis mungkin membuat seseorang memenuhi syarat untuk mendapatkan paspor vaksin, tetapi itu tidak menjamin kekebalan lengkap dan total.

Meski begitu, Sim mengimbau masyarakat di Sarawak untuk diimunisasi. Dia mengingatkan mereka bahwa persentase populasi yang cukup perlu divaksinasi untuk mencegah penularan komunitas. Selain itu, semakin cepat tingkat vaksinasi, semakin rendah risiko munculnya varian baru Covid-19.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads