alexametrics

45 Negara Ini Tangguhkan Penerbangan Boeing 737 Max 8

13 Maret 2019, 12:09:54 WIB

JawaPos.com – Setidaknya sudah ada 45 negara yang menangguhkan penerbangan pesawat Boeing 737 Max 8. Mereka melarang pesawat tersebut terbang di wilayah udara negaranya. Uni Emirat Arab dan Selandia Baru pada hari Rabu (13/3) bergabung dengan daftar negara-negara berkembang untuk melarang pesawat itu dari wilayah udara mereka.

Ini terjadi setelah pesawat Ethiopian Airlines Boeing 737 MAX 8 jatuh pada hari Minggu (10/3), enam menit setelah lepas landas. Insiden ini menewaskan seluruh penumpang berjumlab 157 orang di dalamnya, termasuk satu warga negara Indonesia.

Sebelumnya, pada 29 Oktober 2018, Boeing 737 Max 8 milik Lion Air Indonesia menabrak Laut Jawa, 12 menit setelah lepas landas, menewaskan seluruh penumpang berjumlah 189 termasuk awak pesawat.

pesawat jatuh, pesawat, pesawat boeing 737 max 8, FAA, ethiopian airlines, lion air,
Keluarga korban jatuhnya Pesawat Lion Air berdoa di laut (Getty Images)

Hingga Rabu (13/3) pagi waktu Hong Kong, setidaknya AS, Kanada, Panama, Thailand, Mauritania, dan Kazakhstan mengizinkan maskapai untuk menerbangkan 737 MAX, untuk saat ini.

Maskapai penerbangan India Spice Jet menerbangkan pesawat Boeing 737 MAX 8 antara New Delhi dan Hong Kong. Namun, penerbangan telah ditangguhkan setelah pengawas penerbangan India memerintahkan penilaian keselamatan pesawat.

S7 Airlines milik Rusia, yang menerbangkan 737 MAX 8 antara Novosibirsk dan Hongkong, direncanakan akan berlanjut kecuali Rusia juga menghentikan penerbangan pesawat tersebut.

Turkish Airlines, salah satu maskapai penerbangan terbesar di dunia mengatakan, pihaknya menangguhkan penggunaan 12 pesawat MAX-nya mulai Rabu, hingga ketidakpastian diklarifikasi.

Perusahaan penerbangan Norwegia Air Shuttle, Eastar Jet Korea Selatan, dan Comair Afrika Selatan juga mengatakan, mereka akan menghentikan penerbangan.

Tiga maskapai AS yang menggunakan 737 MAX, yakni Southwest Airlines, American Airlines, dan United Airlines tetap percaya pada pesawat ini, meskipun ada desakan dari anggota Kongres AS untuk melarang Boeing 737 MAX terbang di wilayah udara Amerika.

Federal Aviation Authority (FAA) atau Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat (AS) mengatakan, pihaknya menghadapi tekanan yang semakin besar untuk melarang penerbangan pesawat Boeing 737 Max. FAA mengumumkan pada hari Senin bahwa akan membutuhkan serangkaian perubahan desain untuk armada Boeing 737 Max.

Di AS, Southwest Airlines menggunakan armada 34 pesawat Boeing 737 Max 8 dan tidak merencanakan perubahan apa pun dalam layanan. Demikian juga, American Airlines, yang mengoperasikan 24 pesawat, tidak berencana untuk memberhentikannya sementara waktu.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum

45 Negara Ini Tangguhkan Penerbangan Boeing 737 Max 8