JawaPos Radar

Serem, Baju Besi Bikin Helikopter Jatuh Tewaskan 5 Penumpangnya

13/03/2018, 18:10 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Serem, Baju Besi Bikin Helikopter Jatuh Tewaskan 5 Penumpangnya
Upaya evakuasi korban helikopter yang jatuh di New York dan menewaskan lima penumpangnya (ABC News)
Share this image

JawaPos.com - Kecelakaan yang menyebabkan jatuhnya helikopter di East River, New York Minggu malam lalu menewaskan lima orang. Kecelakaan tersebut mungkin disebabkan oleh baju besi para penumpang.

Melalui informasi awal, sebuah wawancara yang dilakukan dengan pilot Eurocopter AS350 helikopter merah tersebut, Richard Vance menunjukkan baju besi yang dikenakan penumpang melilit saklar lalu mematikan bahan bakar.

Beberapa penyelidik mengatakan, tanpa sengaja hal itu memotong pasokan bahan bakar helikopter dan mengakibatkan kerusakan mesin seperti dilansir ABC News, Senin, (12/3).

Serem, Baju Besi Bikin Helikopter Jatuh Tewaskan 5 Penumpangnya
Ilustrasi helikopter terbang di atas Kota New York sebelum gagal mesin dan akhirnya jatuh (Groupon)

Pilot Helikopter Liberty, Vance, 33 tahun, telah memberi sinyal tanda bahaya berupa seruan, "Mayday! Mayday!Mayday!" sebelum pukul tujuh malam.

Akhirnya ia melaporkan terjadi kegagalan mesin sebelum helikopter tersebut terjun di East River. Lokasi tersebut terletak antara jalan East 86th dan East 96th, dekat Upper Side, Manhattan.

New York City Police Departement (NYPD) mengidentifikasi kelima korban tewas dalam kecelakaan tersebut.

Mereka adalah Daniel Thompson, 34 tahun; Tristian Hill, 29 tahun; Trevor Cadigan, 26 tahun; Brian McDaniel, 26 tahun, berasal dari Dallas; dan Carla Vallejos Blanco, 29 tahun, dari Argentina.

Trevor Cadigan diketahui merupakan mantan reporter magang di ABC News di Dallas. McDaniel merupakan anggota dari pemadam kebakaran Dallas yang sedang berlibur. Sedangkan Blanco melakukan kunjungan biasa ke New York. Ini menurut Konsulat Jenderal Argentina di New York.

Enam belas anggota Go Team dari Dewan Keselamatan Transportasi Nasional telah tiba di tempat kejadian pada Senin, (12/3), untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Penyelidikan juga turut dibantu oleh Administrasi Penerbangan Federal.

(iml/trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up