alexametrics

Guru Perempuan Asal Inggris Ini Tak Mau Dievakuasi dari Wuhan

13 Februari 2020, 14:27:26 WIB

JawaPos.com – Seorang guru asal Inggris bernama Carys Davies menggambarkan bentuk kehidupan di kota Wuhan, Tiongkok di tengah wabah virus Korona. Meski keadaan Wuhan sudah seperti kiamat, sang guru menolak dievakuasi.

Carys Davies memilih bertahan di flatnya selama dua minggu. Ia punya alasan sendiri terkait keteguhan hatinya bertahan di sana meski virus Korona sudah menelan 1.100 korban jiwa.

Perempuan muda asal Swansea itu justru lebih takut pada risiko kesehatan yang ditimbulkan dengan pulang ke rumahnya dengan pesawat terbang. “Kita mungkin bisa sampai ke bandara, tetapi jika saya kontak dengan orang lain yang terjangkit virus itu di bandara atau pesawat, bisa lebih banyak orang yang terinfeksi,” tukasnya seperti dilansir dari Mirror, Kamis (13/2).

Makanya, ketimbang bersusah payah meninggalkan Wuhan dengan keselamatan yang belum tentu terjamin, Carys lebih memilih mengarantina dirinya sendiri di kamarnya. “WHO juga mengatakan bahwa orang yang saat ini berada di Wuhan sebaiknya tetap berada di Wuhan,” tambah Carys.

Carys mengaku ia tetap bisa bertahan hidup dengan memesan makanan via aplikasi online. “Saya memesan makanan lewat ponsel tiba 30 hingga 40 menit kemudian. Setiap saya memesan apapun, saya menerimanya dari petugas keamanan apartemen yang lebih dulu melakukan pemeriksaan kepada pengirimnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Carys menuturkan bahwa otoritas setempat tidak mengizinkan siapapun keluar ruangan tanpa menggunakan masker. Menurut Carys, jalan-jalan di Tiongkok saat ini sangat sepi.

“Saya hanya diizinkan keluar setiap dua hari sekali karena mereka berusaha membatasi orang di jalan-jalan. Kami juga wajib memakai masker. Setiap keluar dan masuk apartemen juga pasti tubuh kami diperiksa,” ungkapnya.

Carys yang berasal dari Gorseinon, Swansea tinggal di Hangzhou, di Provinsi Zhejiang. Dia pindah ke sana untuk bekerja sebagai guru sejak 2017 lalu.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Marieska Harya Virdhani


Close Ads