alexametrics

Bagai Romeo dan Juliet, Suami India Gigit Istri agar Mati Bareng

13 Februari 2019, 05:10:41 WIB

JawaPos.com – Seorang pria di India yang diserang oleh ular berbisa menggigit pergelangan tangan istrinya karena keinginan terakhirnya adalah agar mereka bisa mati bersama seperti kisah cinta Romeo dan Juliet. Dilansir dari Newsweek pada Senin (11/2), pria bernama Shankar Rai itu tertidur di rumahnya di Distrik Samastipur, sekitar 60 mil sebelah utara Patna di Provinsi Bihar, ketika ia diserang oleh ular.

Keesokan harinya, kondisi Rai semakin memburuk. Khawatir dia tidak punya banyak waktu lagi, dia memegang tangan Amiri Devi istrinya, dan berkata dia ingin mereka bersatu dalam kematian.

Dia menggigit pergelangan tangan istrinya sehingga racun itu bisa tersalurkan lewat pembuluh darah sang istri. Tak lama kemudian mereka berdua jatuh pingsan.

romeo dan juliet, india, ular, ular berbisa,
Shankar Rai tertidur di rumahnya di Distrik Samastipur, sekitar 60 mil sebelah utara Patna di Provinsi Bihar, ketika ia diserang oleh ular (Wokv)

Seperti dilansir India Today, saksi mata menggambarkan bagaimana dokter datang dan membawa mereka ke rumah sakit. Meskipun akhirnya racun tersebut merenggut nyawa Rai, istrinya berhasil diselamatkan.

“Dia mengatakan padaku bahwa dia terlalu mencintaiku dan ingin mati bersama sebelum meraih pergelangan tanganku dan menggigitku. Saya mengizinkannya untuk melakukannya,” kata sang istri.

Dokter setempat mengatakan, wanita itu bisa diselamatkan ketika perawatannya dimulai tepat waktu. Dia aman sekarang. WHO mengatakan, lebih dari dua pertiga dari gigitan ular fatal terjadi di Asia Selatan.

Profil Kesehatan Nasional India terbaru, yang diterbitkan pada 2018, mencatat sekitar 1.000 kematian di negara itu pada 2017. Sebuah studi baru-baru ini di British Medical Journal (BMJ) merekomendasikan Pemerintah India untuk mendirikan pusat pengumpulan racun regional.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Dinda Lisna

Copy Editor :

Bagai Romeo dan Juliet, Suami India Gigit Istri agar Mati Bareng