alexametrics

Pemilu Taiwan, Anti-Beijing Menangkan Tsai Ing-wen

Lebih Pilih Demokrasi daripada Ekonomi
13 Januari 2020, 15:35:34 WIB

JawaPos.com – Tahun lalu pengaruh politik Presiden Taiwan Tsai Ing-wen sudah meredup. Partainya, Democratic Progressive Party (DPP), kalah di sejumlah pilkada. Namun, demonstrasi besar dan beruntun di negeri tetangganya, Hongkong, telah menumbuhsuburkan sentimen anti-Beijing di Taiwan. Ing-wen, yang sikapnya lebih keras terhadap Daratan, diuntungkan sehingga bisa bangkit dan memenangi pemilu Sabtu lalu (11/1).

”Saya memilih dia (Ing-wen) karena saya menghargai kebebasan dan demokrasi Taiwan. Hal tersebut tak boleh dicampuri pihak di seberang selat (Tiongkok),” ujar Lucy Ting, mahasiswa Taiwan, kepada CNBC.

Perubahan sikap masyarakat pun membuat DPP mendapatkan 61 di antara total 113 kursi parlemen. Partai Kuomintang atau Chinese Nationalist Party (CNP) hanya meraup 38 kursi. Pada pemilu presiden, Tsai memenangkan perolehan suara dengan 8,2 juta balot alias 57 persen dari total suara. Han Kuo-yu, rival utama Ing-wen, mendapatkan 5,4 juta suara alias 39 persen.

Pada 2018, Tsai terpaksa meletakkan jabatan ketua DPP karena sejumlah kekalahan pada pemilu daerah. Popularitas Ing-wen sempat melemah karena kinerja ekonomi memburuk. Ekspor jeblok dan pertumbuhan upah melambat. Kuomintang menuding pendekatan Ing-wen terlalu radikal hingga membuat Tiongkok memberlakukan banyak tekanan ekonomi dan politik.

Dalam pidato kemenangannya, Ing-wen berterima kasih kepada masyarakat Taiwan yang memilih dirinya. Menurut dia, hasil pemilihan presiden kali ini terjadi karena banyak yang masih memilih demokrasi daripada ekonomi. ”Ini menunjukkan bahwa saat kedaulatan dan demokrasi diancam, warga Taiwan akan menunjukkan tekad lebih keras,” ungkapnya kepada CNN.

Ing-wen menegaskan bahwa Taiwan tak pernah ingin terlibat konflik dengan Tiongkok. ”Perdamaian, kesetaraan, demokrasi, dan dialog adalah kunci menuju stabilitas. Namun, Taiwan tak akan tunduk pada ancaman dan intimidasi,” ungkapnya.

Sementara itu, pemerintah Tiongkok tak terima dengan kemenangan Ing-wen. Kantor Berita Xinhua menuding bungsu 11 saudara itu memakai cara kotor untuk memenangi pemilu. Sedangkan Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang meminta komunitas internasional mendukung rencana reunifikasi dengan Taiwan.

Selama ini, Tiongkok sudah menawari Taiwan bergabung Daratan dengan sistem one country, two system. Namun, proposal itu selalu ditolak Taiwan.

HASIL PILPRES TAIWAN

Tsai Ing-wen (usia 63) 57,1%
Incumbent
Democratic
Progressive Party

Han Kuo-yu (usia 62) 38,6%
Wali Kota Kaohsiung
Partai Kuomintang

Sumber: KPU Taiwan

Editor : Edy Pramana

Reporter : (bil/c7/sof)


Close Ads