alexametrics

Bertemu Menhan Prancis, Prabowo Bertekad Perkuat Alutsista Indonesia

13 Januari 2020, 19:05:14 WIB

JawaPos.com – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertekad memajukan sistem pertahanan dan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) dalam negeri. Hal itu disampaikannya saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly, di Kantor Kementerian Pertahanan Prancis di Paris, Senin (13/01).

Mengawali rangkaian pertemuan bilateral, Prabowo menerima upacara penghormatan militer di halaman kantor Kementerian Pertahanan Prancis. Dalam pertemuan kedua Menhan tersebut membahas langkah untuk mempererat kerja sama pertahanan kedua negara, dan upaya memajukan industri pertahanan Indonesia.

“Saya mencatat bahwa sebagai dua mitra strategis, Indonesia-Prancis selama ini memiliki kerja sama pertahanan yang baik. Indonesia ingin terus meningkatkan kerja sama pertahanan, khususnya di bidang yang dapat memperkuat alutsista TNI dan memajukan industri pertahanan Indonesia,” sebut Prabowo dalam keterangan tertulis KBRI Paris.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Arrmanatha Nasir menjelaskan peluang meningkatkan kerja sama pertahanan kedua negara masih terbuka lebar. Hal ini mengingat kedua negara memiliki hubungan bilateral yang baik dan kebijakan polugri (politik luar negeri) yang independen.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa dalam pertemuan yang berlangsung terbuka dan interaktif, kedua Menhan sepakat memperkuat kerja sama pertahanan yang akan dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama Bidang Pertahanan atau DCA (Defense Cooperation Agreement). Untuk itu, kedua Menhan mendorong agar DCA dapat segera diselesaikan pada tahun ini sebagai framework kerja sama pertahanan ke depan.

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bertemu Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly, di Kantor Kementerian Pertahan Prancis di Paris (13/1) (KBRI Prancis)

Beberapa isu yang menjadi perhatian untuk DCA termasuk kerja sama pelatihan dan pendidikan, pengembangan industri pertahanan, kerja sama dalam bidang sains dan teknologi industri pertahanan, kerja sama intelijen pertahanan, kerja sama peacekeeping operations, serta kerja sama misi kemanusiaan saat bencana, dan counter-terorism.

“Prancis sebagai negara yang memiliki industri pertahanan yang maju, dapat menjadi mitra strategis dalam upaya Indonesia memperkuat alutsista TNI serta mengakselerasi pengembangan industri pertahanan nasional. Langkah ini akan mendukung upaya menjadikan industri pertahanan nasional sebagai bagian dari global production chain,” kata Arrmanatha.

Selain bertemu dengan Menhan Prancis, selama kunjungannya di Prancis, 11-13 Januari, Prabowo telah melakukan serangkaian pertemuan dengan perusahaan industri pertahanan di bidang pesawat tempur, kapal, radar, dan sistem avionic, serta amunisi. Dalam pertemuan tersebut, kalangan industri pertahanan Prancis diharapkan dapat bekerja sama dalam mengakselerasi kemajuan industri pertahanan Indonesia serta penguatan sistem alutsista TNI melalui transfer teknologi, peningkatan penggunaan kandungan lokal, dan peningkatan kapasitas SDM.

Prabowo menegaskan Indonesia siap berkolaborasi dan bekerja sama dengan perusahaan industri Prancis agar dapat menjadikan industri pertahanan Indonesia menjadi bagian dari global production chain produk alutsista.

Sebelumnya, pada 2017, kedua negara menyepakati Letter of Intent (LoI) atau Pernyataan Kehendak untuk peningkatan kerja sama pertahanan termasuk kerja sama kelautan dan keamanan maritim. Sejak 2013, Indonesia dan Prancis telah memiliki forum Dialog Pertahanan Indonesia-Prancis (Indonesia-France Defense Dialogue/IFDD) yang diselenggarakan setiap tahun.

Melalui Dialog tersebut, fokus area kerja sama dan pembahasan meliputi bidang seperti pelatihan dan pendidikan, saling kunjung, dan counter-terorism. Kunjungan Prabowo ke Prancis para Januari 2020 merupakan pertemuan pertama tingkat tinggi yang mengawali rangkaian kegiatan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara khususnya di bidang pertahanan.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani


Close Ads