JawaPos Radar | Iklan Jitu

100 Jemaat Gereja Ditangkap di Tiongkok

12 Desember 2018, 16:11:48 WIB
jemaat gereja, gereja, tiongkok,
Ilustrasi: Sekitar 100 jemaat di sebuah gereja protestan tak resmi di Tiongkok ditangkap dari rumah mereka dan juga dari jalan-jalan (Times of India)
Share this

JawaPos.com - Sekitar 100 jemaat di sebuah gereja protestan tak resmi di Tiongkok ditangkap dari rumah mereka dan juga dari jalan-jalan. Ini merupakan serangan yang terkoordinasi sejak Minggu (9/12) malam oleh otoritas Tiongkok. 

Otoritas Tiongkok menargetkan anggota Gereja Early Rain Covenant di berbagai distrik di Chengdu, Ibu Kota Provinsi Sichuan. Diduga ini merupakan upaya untuk menutup salah satu gereja rumah Protestan yang paling terkemuka di negara itu.

Akun pribadi anggota dan ruang diskusi di media sosial diblokir sekitar jam 9 malam pada Minggu sementara saluran telepon gereja juga diputus. Rumah para pemimpin gereja, termasuk pendeta Wang Yi, termasuk di antara mereka yang diserbu.

jemaat gereja, gereja, tiongkok,
Polisi Tiongkok sering mengawasi orang-orang yang beribadah (SCMP)

Zhang Guoqing, asisten Gereja, adalah di antara dua anggota gereja yang dibebaskan pada Senin (10/12) pagi setelah penangkapannya oleh polisi Chengdu dalam penggerebekan Minggu malam. Dia sekarang diawasi sepanjang waktu oleh petugas keamanan di rumahnya.

Zhang mengatakan, dia menuju ke rumah Wang sekitar jam 7 malam pada hari Minggu setelah mendengar tentang penggerebekan tetapi pendeta dan istrinya Jiang Rong tidak bisa ditemukan. “Rumahnya digeledah, dan berantakan, ”kata Zhang.

"Polisi mengatakan gereja kami adalah organisasi ilegal dan kami tidak dapat menghadiri pertemuan lagi mulai dari sekarang."

Gereja ini adalah salah satu dari beberapa gereja tidak resmi di Tiongkok. Ini bukan pertama kalinya Wang dan anggota lain dari gereja telah ditahan.

Banyak gereja rumah telah ditutup tahun ini dalam penindasan religius paling keras di Tiongkok dalam beberapa dasawarsa.

Bob Fu dari China Aid, sebuah organisasi nirlaba Kristen yang berbasis di AS mengatakan, tindakan keras itu mewakili eskalasi besar persekusi agama di Tiongkok.

Menurut Fu, ada lebih dari 10.000 kasus penahanan orang Kristen tahun ini, dibandingkan dengan lebih dari 3.000 kasus sepanjang tahun lalu. Pada September, polisi Beijing menutup Gereja Sion, salah satu gereja Protestan terbesar di Tiongkok dengan lebih dari 1.500 jemaat gereja reguler.

Editor           : Dyah Ratna Meta Novia
Reporter      : (iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up