JawaPos Radar | Iklan Jitu

Serangan di Australia Terinspirasi dari ISIS

12 November 2018, 05:10:59 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
serangan di australia, teror, isis, melbourne,
Pria berusia 30 tahun itu menikam mati pemilik kafe lokal yang terkenal bernama Sisto Malaspina dan melukai dua pria lainnya di Bourke Street di Kota Melbourne pada Jumat, (9/11) (Stuff Co Nz)
Share this

JawaPos.com - Warga Australia kelahiran Somalia yang melakukan penyerangan di Melbourne mengaku mendapat inspirasi dari serangan ISIS. Namun, Hassan Khalif Shire Ali tak memiliki hubungan langsung dengan kelompok tersebut.

Pria berusia 30 tahun itu menikam mati pemilik kafe lokal yang terkenal bernama Sisto Malaspina dan melukai dua pria lainnya di Bourke Street di Kota Melbourne pada Jumat, (9/11), sore sebelum dia ditembak mati oleh polisi. Sebelumnya dia sempat membakar mobilnya dengan mengisi tabung gas dan menyulutnya.

"Berkaitan dengan hubungannya dengan ISIS atau dengan kelompok teroris apa pun, kami cek tidak ada," kata Menteri Dalam Negeri Peter Dutton dilansir dari AFP, Minggu, (11/11).

serangan di australia, teror, isis, melbourne,
Warga Australia kelahiran Somalia yang melakukan penyerangan di Melbourne mengaku mendapat inspirasi dari serangan ISIS (Reuters)

Shire Ali dikenal oleh Australian Security Intelligence Organisation (ASIO). Sebab paspornya telah dicabut pada 2015 karena kekhawatiran dia akan mencoba melakukan perjalanan ke Syria untuk bergabung dengan ISIS.

Pria itu, yang disebutkan di media lokal sebagai Michael Rogers, adalah tunawisma. Pihak berwenang mengatakan, belasan serangan teroris telah dicegah dalam beberapa tahun terakhir. Namun beberapa telah terjadi, termasuk pengepungan kafe di Sydney pada 2014, dua sandera tewas.

Selain itu, saudara laki-laki Shire Ali akan diadili tahun depan atas tuduhan yang terkait dengan teror. Dia dituduh mencoba mendapatkan senjata api dan membunuh orang dalam kerumunan Malam Tahun Baru.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up