alexametrics

AS dan Taliban Bertemu Bahas Kiriman Bantuan dan Lanjutan Evakuasi

12 Oktober 2021, 17:07:39 WIB

JawaPos.com – Pejabat Amerika Serikat dan perwakilan Taliban bertemu di Doha, Qatar. Pertemuan yang berlangsung pada 9–10 Oktober itu adalah yang pertama setelah pasukan AS ditarik mundur dari Afghanistan akhir Agustus lalu. Versi Departemen Luar Negeri AS, mereka mendiskusikan HAM, terorisme, dan keamanan di Afghanistan.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Ned Price menjelaskan bahwa mereka juga membahas proses evakuasi yang aman untuk warga AS, warga negara asing, serta penduduk Afghanistan yang menjadi mitra selama ini. Washington juga menyinggung partisipasi perempuan dan anak perempuan di semua aspek masyarakat Afghanistan. Sejak Taliban berkuasa, akses pendidikan untuk perempuan menjadi sulit. Termasuk di antaranya ada aturan terkait pembatasan kelas dan juga guru.

”Kedua belah pihak juga membahas penyediaan bantuan kemanusiaan dari AS langsung ke rakyat Afghanistan,” ujar Price seperti dikutip Agence France-Presse. Dia juga menegaskan bahwa pertemuan itu berlangsung jujur dan profesional. Namun, bukan untuk mengakui Taliban sebagai penguasa Afghanistan.

Hingga detik ini, AS belum sepenuhnya percaya pada Taliban. Mungkin karena itu, mereka ingin mengirimkan bantuan kemanusiaan langsung ke penduduk. Dana milik Afghanistan di Negeri Paman Sam juga masih dibekukan. ”Taliban akan dinilai berdasar tindakan mereka, bukan kata-katanya,” tegas Price.

Saat ini Taliban memang tengah mencari pengakuan internasional bahwa merekalah penguasa di Afghanistan. Di lain pihak, mereka juga membutuhkan bantuan asing untuk menghindari bencana kemanusiaan. Taliban yang kembali berkuasa setelah 20 tahun digulingkan AS kini tidak memiliki cukup uang dan juga personel yang mumpuni untuk menjalankan negara.

Pernyataan senada juga dilontarkan Menteri Luar Negeri Sementara Afghanistan Amir Khan Muttaqi. Dia menegaskan bahwa Taliban ingin meningkatkan hubungan dengan negara-negara lain. Muttaqi juga membenarkan bahwa AS setuju memberikan bantuan, sedangkan pihaknya menyediakan fasilitas untuk organisasi kemanusiaan yang ingin membantu penduduk Afghanistan.

Editor : Edy Pramana

Reporter : (sha/c12/bay)

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads