JawaPos Radar

Trump Hadiri Peringatan Tragedi 9/11 di New York

12/09/2018, 11:40 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Trump Hadiri Peringatan Tragedi 9/11, AS,
Trump yang didampingi Ibu Negara Melania Trump hadir di Museum Peringatan 9/11 untuk memperingati tragedi tersebut (AFP)
Share this image

JawaPos.com - Tanggal 11 September menjadi peringatan 17 tahun tragedi World Trade Center di New York. Tragedi tersebut menewaskan hampir 3 ribu orang dan melukai banyak orang kala itu. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi penghormatan kepada para korban pada Selasa, (11/9).

Trump yang didampingi Ibu Negara Melania Trump hadir di Museum Peringatan 9/11 untuk memperingati tragedi tersebut. Ia mengatakan, mereka yang tewas sekaligus 93 awak yang membantu mengalihkan pesawat saat itu sebagai pahwlawan. Ia juga bersumpah untuk melakukan apapun untuk menjaga keamanan Amerika.

Kelompok Al Qaeeda menyerang dengan menabrakan pesawat ke WTC pada 2001. Pesawat itu kemudian jatuh ke lapangan pedesaan di Shanksville. Di sana kemudian didirikan Menara Suara sebagai tempat peringatan permanen.

Trump Hadiri Peringatan Tragedi 9/11, AS,
Tanggal 11 September menjadi peringatan 17 tahun tragedi World Trade Center di New York. Tragedi tersebut menewaskan hampir 3 ribu orang dan melukai banyak orang kala itu (Akcenty)

Dalam peringatan itu, turut juga hadir Gubernur New York Andrew Cuomo, Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley dan Walikota Bill de Blasio, bersama dengan pendahulunya Michael Bloomberg serta Rudy Giuliani. Beberapa jam sebelum peringatan, para penduduk New York hening dalam satu menit pada pukul 8.46 waktu setempat, bertepatan saat tragedi WTC terjadi 17 tahun lalu.

"Ini bukan hari untuk memberikan pidato, ini bukan hari untuk berbicara tentang politik. Ini tentang hati," kata Direktur Museum Peringatan 9/11 Alice Greenwald.

Setelah tragedi 9/11, tercatat hampir 5,5 juta orang Amerika telah bergabung dengan militer AS. Menurut Trump, peringatan 9/11 merupakan pesan bagi dunia karena Amerika tidak akan tunduk pada tirani.

"Sebagai panglima tertinggi, saya akan selalu melakukan segalanya untuk mencegah para teroris menyerang tanah Amerika," tambahnya seperti dilansir AFP.

(trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up