Selidiki Intervensi Rusia, Putra Trump tak Takut Dipenjara

12/09/2018, 15:45 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Putra sulung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Trump JR mengatakan, ia tak khawatir dia akan dipenjara atas perannya dalam penyelidikan intervensi Rusia (Reuters)
Share this image

JawaPos.com - Putra sulung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Trump JR mengatakan,  ia tak khawatir dia akan dipenjara atas perannya dalam penyelidikan intervensi Rusia. Ia juga mengatakan, mungkin penyelidikan akan menciptakan kesulitan baginya. Dalam sebuah wawancara dengan ABC yang ditayangkan pada Selasa, (11/9), dia juga menyerang pejabat senior yang mengatakan Gedung Putih kacau.

Pejabat itu juga menyebutkan bahwa orang-orang di lingkar dalam Presiden telah berkurang. "Saya tidak takut karena saya tahu apa yang saya lakukan, dan saya tidak ragu mengenai tentang semua itu," katanya dilansir dari AFP.

Trump Jr telah berada di bawah pengawasan atas perannya dalam upaya untuk menjatuhkan Hillary Clinton melalui sumber-sumber dari Rusia selama kampanye presiden AS. Dia pernah bertemu dengan pengacara Rusia dan tim kampanye Trump lainnya di Trump Tower pada Juni 2016.

"Tidak berarti mereka tidak akan mencoba menciptakan sesuatu. Kami telah melihat itu terjadi, tapi sekali lagi, saya tidak takut," ujarnya.

Trump Jr tahun lalu merilis serangkaian email yang menyertakan pesan pada 2016 dari informasi penawaran perantara yang akan memberatkan Hillary dan membantu Trump dalam kampanyenya.

Beberapa mantan rekan Trump telah diinterogasi atau didakwa oleh pengacara khusus Robert Mueller. Ada juga yang telah mengaku bersalah atas kejahatan termasuk pelanggaran dana kampanye.

"Saya mengerti bahwa mereka berusaha untuk mendapatkan ayah saya dan mereka akan melakukan apa saja untuk mendapatkan itu," kata Trump Jr.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi