Puluhan Keluarga Cari Anggotanya yang Mati di Veracruz

12/09/2018, 19:27 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Puluhan keluarga berkumpul di kamar mayat pada Selasa, (11/9) untuk menemukan anggota keluarga mereka di antara sisa-sisa lebih dari 150 mayat yang ditemukan di pemakaman negara bagian Veracruz, Meksiko (Reuters)
Share this image

JawaPos.com - Puluhan keluarga berkumpul di kamar mayat pada Selasa, (11/9) untuk menemukan anggota keluarga mereka di antara sisa-sisa lebih dari 150 mayat yang ditemukan di pemakaman negara bagian Veracruz, Meksiko. Banyak keluarga yang kehilangan anggota keluarga mereka sejak lama, masih ada harapan bagi mereka untuk bertemu kembali dengan anggota keluarga yang telah lama menghilang.

Kerusuhan telah lama terjadi di Veracruz, yang merupakan rute utama bagi geng narkoba yang mengirim narkotika ke arah utara menuju Amerika Serikat (AS). Ratusan mayat dimakamkan tak layak dan tak bertanda selama perang obat-obatan yang dipimpin oleh militer untuk memerangi kartel. Mayat-mayat yang tak diketahui identitasnya tersebut ditemukan di Tamaulipas, Durango dan Morelos. Paloma Martinez kehilangan kakaknya, hingga sekarang dia masih berharap menemukannya.

"Ibuku dan aku ada di sini untuk melihat apakah ada KTP atau pakaian atau petunjuk apa pun yang menunjukkan bahwa dia ada di sini. Kita hidup dalam kesedihan, pertanyaan tanpa jawaban," kata Martinez seperti dilansir Channel News Asia.

Jaksa Umum Veracruz mengatakan, peneliti berhasil menemukan 166 tengkorak di 32 kuburan minggu lalu namun tidak dikenal identitasnya. Jasad-jasa tersebut diperkirakan meninggal dua tahun lalu, Kantor Jaksa Umum dalam pernyataan mengatakan bahwa menurut investigasi setidaknya masih ada sekitar 174 jasad.

Pihak berwenang telah menemukan lebih dari 250 tengkorak di pemakaman tak bertanda di Veracruz tahun lalu. Hingga kini belum ada keluarga yang menemukan bukti ataupun di mana jelasnya keberadaan anak-anak maupun anggota keluarga mereka.

"Ini Veracruz yang kita miliki, Veracruz di mana kita berbaris untuk melihat sisa-sisa jasad," kata Direktur Solecito Collective Lucia Diaz.

(iml/trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi