Kunjungi Vietnam, Jokowi Ingin Bersama Hadapi Situasi Ekonomi Global

12/09/2018, 23:38 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan ke Hanoi, Vietnam bertemu dengan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc di National Convention Center, Rabu (12/9) (Media Sekretariat Presiden)
Share this

JawaPos.com - Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan ke Hanoi, Vietnam bertemu dengan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc di National Convention Center, Rabu (12/9). Pada kunjungannya Jokowi menyampaikan ucapan selamat atas peringatan ke-73 Hari Nasional Vietnam yang jatuh pada 2 September 2018 lalu.

"Saya ingin mengucapkan selamat atas peringatan ke-73 Hari Nasional Vietnam pada tanggal 2 September 2018. Semoga perdamaian dan kemakmuran senantiasa menyertai rakyat Vietnam," kata Jokowi dikutip dari siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi dan Nguyen membicarakan berbagai macam hal. Keduanya, mendiskusikan kemungkinan kedua negara untuk dapat meningkatkan kerja sama dan berkolaborasi dalam pengembangan ekonomi kreatif dan digital di kawasan.

"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih atas konfirmasi Yang Mulia untuk hadir pada ASEAN Leaders' Gathering (ALG) di Bali, 11 Oktober 2018," kata Jokowi.

Jokowi menyebut bahwa pertemuan ALG ini menjadi penting di tengah situasi ekonomi global yang makin tidak menentu. Pertemuan tersebut juga menjadi momentum yang tepat bagi ASEAN untuk dapat berbicara lebih banyak kepada dunia.

"Kesempatan bagi ASEAN menunjukkan kepada dunia ketahanan ekonomi ASEAN serta komitmen kuat ASEAN terhadap pembangunan dan pengentasan kemiskinan," kata Jokowi.

Lebih jauh, keduanya juga berharap agar di masa mendatang kedua negara dapat bermitra secara strategis untuk menghadapi situasi ekonomi global dan tantangan revolusi industri 4.0.

Sementara itu, PM Vietnam menyampaikan apresiasi atas kehadiran Jokowi di WEF. “Kita harus dapat memanfaatkan kondisi global seperti sekarang ini dan juga adanya revolusi industri 4.0,” ucap PM Vietnam Nguyen.

Hadir mendampingi Presiden adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi