Demi Jokowi, Mahasiswa Korsel Hafalkan Lagu Halo-halo Bandung

12/09/2018, 06:50 WIB | Editor: Ilham Safutra
Presiden Jokowi berswafoto dengan mahasiswa Hankuk University of Foreign Studies usai memberikan kuliah umum. (Laily Rachev - Biro Pers Setpres)
Share this image

JawaPos.com - Peserta kuliah umum di Hankuk University of Foreign Studies (HUFS), Seoul didominasi oleh mahasiswa Korea Selatan. Warga negara Indonesia (WNI) yang hadir hanya segelintir.

Akan tetapi kuliah umum yang disampaikan Presiden Indonesia berlangsung penuh khidmat dan serasa di Indonesia. Alasannya, orang nomor satu di Indonesia itu menyampaikan kuliahnya dengan bahasa Indonesia. Lebih menarik lagi, acara itu ditutup dengan menyanyikan lagu Halo-halo Bandung. Lagu itu sengaja dihafalkan demi memeriahkan special lecture itu.

Presiden Jokowi mengenakan jaket almamater Hankuk University of Foreign Studies usai memberikan kuliah umum. (Laily Rachev - Biro Pers Setpres)

"Selesai acara, presiden dilepas dengan menyanyikan lagu Halo-halo Bandung oleh mahasiswa. Lagu wajib yang bersemangat itu telah dihafalkan sejak minggu lalu," ungkap Ivan Adilla, salah seorang Visiting Professor di Hankuk University of Foreign Studies, Seoul kepada JawaPos.com, Selasa (11/9).

Ivan Adilla, merupakan satu di antara dari sedikit WNI yang ikut hadir di acara kuliah umum Jokowi di HUFS.

Peserta kuliah umum tumpah ruah di Hankuk University of Foreign Studies usai memberikan kuliah umum. (Laily Rachev - Biro Pers Setpres)

Lebih jauh, doktor yang juga tercatat sebagai dosen di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (Unand) Padang itu mengungkapkan, dalam kuliah umumnya Jokowi menyatakan tentang pentingnya perdamaian antarnegara.

"Beliau menyampaikan berbagai usaha yang dilakukan Indonesia di kancah internasional, seperti usaha membuka dialog soal Afganistan, juga soal kunjungan dan perhatian terhadap Rohingya," tulis Ivan kepada JawaPos.com.

Presiden Jokowi (Laily Rachev - Biro Pers Setpres)

Tidak hanya itu, Jokowi menyambut baik usaha yang dilakukan Presiden Korea Moon Jae-in untuk melakukan dialog dengan Korea Utara. Usaha demikian dipandang sebagai langkah positif untuk mendamaikan dua negara dari bangsa yang sama.

Peserta kuliah umum tumpah ruah di Hankuk University of Foreign Studies usai memberikan kuliah umum. (Laily Rachev - Biro Pers Setpres)

Buktinya Asian Games yang baru saja selesai digelar di Indonesia berhasil mempertemukan wakil perdana menteri dari kedua negara. Semenanjung Korea tampil bersama dalam beberapa cabang olahraga.

(iil/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi