alexametrics

Pria di Singapura Tertular Covid-19 Meski Sudah Divaksin 2 Suntikan

12 April 2021, 15:59:04 WIB

JawaPos.com – Seorang pria di Singapura terinfeksi Covid-19 meski sudah divaksin dua kali. Pria itu merupakan warga negara India berusia 23 tahun dengan izin kerja. Dia tertular secara lokal di antara 20 infeksi yang dikonfirmasi.

Kementerian Kesehatan telah memperingatkan bahwa seseorang dapat tertular bahkan setelah vaksinasi.
Pria India itu terdeteksi positif Covid-19 melalui pengujian rutin yang dikumpulkan pada 7 April 2021.

Setelah hasil tesnya positif pada 8 April, dia segera diisolasi dan tes individu dilakukan pada 9 April. Ketika hasil kedua juga positif, dia dibawa ke Pusat Penyakit Menular Nasional.

Baca juga: Kasus Penularan Covid-19 di Hotel Mewah Orchard Singapura jadi Misteri

“Kasus ini adalah pengingat bahwa ada kemungkinan individu yang divaksinasi tertular. Tetapi vaksin itu efektif dalam mencegah penyakit simptomatik untuk sebagian besar dari mereka yang diimunisasi,” kata Kementerian Kesehatan Singapura seperti dilansir dari Live Mint, Senin (12/4).

Tes serologi pekerja kembali positif, kemungkinan karena antibodi yang dihasilkan setelah vaksinasi. Fasilitas yang menampung pekerja asing memiliki kasus Covid-19 tertinggi selama puncak penyebaran virus Korona.

Baca juga: Restoran dan Gym di Orchard Road Singapura Dikunjungi Pasien Covid-19

Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah vaksinasi akan mencegah penularan infeksi selanjutnya. “Itulah sebabnya kita tidak boleh lengah,” katanya.

“Langkah-langkah manajemen yang aman, pengujian, dan pelacakan kontak terus diperlukan dan efektif dalam membantu kami mengurangi penyebaran dan menjaga agar transmisi komunitas tetap rendah,” jelasnya.

Investigasi epidemiologi sedang dilakukan, sementara semua kontak dekat yang diidentifikasi dari pria India tersebut telah diisolasi. Mereka akan diuji di awal dan akhir masa karantina untuk mendeteksi kasus asimtomatik.

“Kami juga akan melakukan tes serologi untuk kontak dekatnya,” imbuh Kementerian Kesehatan.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads