alexametrics

Duterte Sebut Semua Pria yang Jadi Pendeta Itu Bodoh

12 Maret 2019, 17:08:37 WIB

JawaPos.com – Presiden Filipina Rodrigo Duterte membuat pernyataan menyerang Gereja Katolik. Ia mengatakan, semua pria yang memilih menjadi pendeta merupakan orang bodoh karena mengikuti panggilan yang tidak memungkinkan mereka untuk menikah.

Dilansir dari The Philliphines Star pada Minggu (10/3), Duterte mempertanyakan mengapa beberapa pria memilih untuk menjadi pendeta karena membuat mereka tak bisa menikah. “Apakah ada seorang pendeta yang cerdas? Mereka semua bodoh. Jika mereka tidak bodoh, mereka tidak akan memasuki imamat,” kata Duterte selama distribusi sertifikat kepemilikan tanah di Negros Occidental, Jumat lalu.

duterte, pelecehan seksual, filipina, pendeta,
Duterte menyerang Gereja Katolik. Padahal 80 persen warga Filipina beragama Katolik (Hostal De La Barra)

“Kamu seorang pria, tetapi kamu memilih untuk menjadi seorang pendeta. Kamu terus memandangi semua perempuan cantik yang tidak bisa kamu kencani. Ya Tuhan,” tambahnya.

Duterte menyerang Gereja Katolik. Padahal 80 persen warga Filipina beragama Katolik. Dalam pidato-pidatonya sebelumnya, Duterte mengatakan, setidaknya 80 persen pastor adalah gay tetapi tidak menyatakan dasar untuk klaimnya.

Presiden juga telah mengkritik Gereja karena pelecehan seks yang melibatkan beberapa anggota geeja dan karena menggunakan mimbar untuk mengritiknya. Duterte selama ini menggunakan podium presiden untuk mempertanyakan doktrin-doktrin Katolik.

Ia meminta para pendeta harus menahan diri dari mengkritik pemerintah dalam khotbah mereka karena pemisahan Gereja dan negara.

“Para pendeta seharusnya tidak melangkahi batas-batas mereka. Kamu tahu bahwa mereka memulainya terlebih dahulu. Katakan kepada mereka bahwa ada pemisahan antara gereja dan negara,” kata Duterte.

Duterte juga menyarankan perempuan untuk menjauh dari para pendeta karena mereka juga pria yang mempunyai hasrat. “Para wanita harus menahan diri untuk tidak mendekati para pendeta karena ketika kamu berada di dekatnya, dia hanya akan mencium aroma tubuhmu. Dan jika dia menyudutkanmu di gereja, kamu dalam masalah, dia akan menghukummu. Apakah Anda tahu alasannya? Itu karena ia seorang pria,” kata Duterte.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Dinda Lisna

Copy Editor :

Duterte Sebut Semua Pria yang Jadi Pendeta Itu Bodoh