alexametrics

Di Negara Ini, 2.500 Petani Bunuh Diri Akibat Gagal Panen

12 Maret 2018, 16:29:09 WIB

JawaPos.com – Puluhan ribu petani Mumbai, India melakukan unjuk rasa setelah berjalan lebih dari seratus kilometer pada Senin, (12/3). Mereka menuntut harga panen dan hak atas lahan yang lebih baik.

Mengenakan topi merah dan bendera merah mereka tiba setelah melakukan perjalanan selama enam hari dari Nashik yang terletak 165 km dari Mumbai.

Seperti dilansir AFP pada Senin, (12/3), para pengunjuk rasa berjumlah 30.000 orang termasuk wanita tua dan anak kecil. Mereka berkumpul di lapangan bermain Azad Maidan di selatan Mumbai.

“Kami telah membuat pengaturan termasuk menyiapkan fasilitas medis darurat dan air minum,” kata Juru Bicara Otoritas Kewarganegaraan Mumbai, Tanaji Kamble.

Para pengunjuk rasa menginginkan pemerintah negara bagian Maharashtra untuk memindahkan lahan hutan ke petani kesukuan yang telah lama bekerja selama bertahun-tahun. Mereka juga ingin dibayar satu setengah kali lipat dari biaya hasil panen mereka.

Mereka juga menuntut agar pemerintah membebaskan semua pinjaman pertanian. Pemerintah Maharashtra mengatakan, pihaknya bersedia untuk mempertimbangkan tuntutan tersebut dan akan menemui para pemimpin petani untuk mencoba mencapai kesepakatan.

Tahun lalu, Kepala Menteri Maharashtra Devendra Fadnavis mengatakan, pemerintahnya akan menghapuskan pinjaman kepada petani yang diperkirakan bernilai sekitar USD 4,75 miliar.

India memiliki hampir 260 juta petani dan buruh tani dan lebih dari separuh penduduk tinggal di daerah pedesaan, namun pertanian hanya menyumbang 17 persen dari produk domestik.

Maharashtra adalah salah satu negara bagian terpenting di India. Dalam beberapa tahun terakhir ini terjadi hujan yang mengakibatkan kegagalan panen. Lebih dari 2.500 petani bunuh diri pada 2017.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (ina/iml/trz/JPC)


Close Ads
Di Negara Ini, 2.500 Petani Bunuh Diri Akibat Gagal Panen