alexametrics

Australia Segera Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

11 Desember 2018, 16:14:08 WIB

JawaPos.com – Perdana Menteri Australia Scott Morrison segera mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel secara resmi. Hal ini akan dilakukan setelah pertemuan kabinet tetapi tidak akan diumumkan sampai pertemuan Council of Australian Government (COAG) pada Rabu (12/12).

Australia melaporkan bahwa keputusan itu akan diratifikasi oleh kabinet pada pertemuan Selasa (11/12) setelah komite keamanan nasional menyetujuinya pada Senin malam.

Namun, Kedutaan Australia tidak akan dipindahkan dari Tel Aviv dulu. Sebaliknya kantor konsulat akan dibuka, karena biaya langkah itu, dipatok pada 200 juta Dolar Australia.

yerusalem, israel, palestina, australia,
Australia melaporkan bahwa keputusan itu akan diratifikasi oleh kabinet pada pertemuan Selasa (11/12) setelah komite keamanan nasional menyetujuinya pada Senin malam (AFP)

Langkah ini tetap dilakukan meskipun ada peringatan dari Indonesia. Pada bulan Oktober, mantan Perdana Menteri Malcolm Turnbull bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo di Bali sebagai bagian dari delegasi Australia yang menghadiri konferensi global. Pada saat itu, Presiden Indonesia memperingatkan keprihatinan serius tentang setiap kedutaan negara asing yang pindah ke Yerusalem.

“Tidak ada pertanyaan, apakah itu terjadi, itu akan disambut dengan reaksi yang sangat negatif di Indonesia. Dari negara yang mayoritas Muslim terbesar di dunia,” kata Turnbull dilansir dari SBS News.

Pemerintah awalnya melontarkan prospek menggeser kedutaan dan mengikuti jejak Presiden AS Donald Trump, selama minggu terakhir kampanye pemilu di Wentworth, di tempat di mana lebih dari 12 persen pemilih adalah orang Yahudi.

Tahun lalu, Trump mengakui kota Yerusalem yang disengketakan sebagai ibukota Israel – membalikkan dekade kebijakan AS di Timur Tengah.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (iml/JPC)



Close Ads
Australia Segera Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel