alexametrics

AS Beri Sanksi 3 Pejabat Korut Terkait Pelanggaran HAM

11 Desember 2018, 12:52:49 WIB

JawaPos.com – Amerika Serikat (AS) mengatakan, pihaknya sepakat memberikan sanksi pada tiga pejabat Korea Utara (Korut), termasuk seorang asisten penting Pemimpin Tertinggi Korut Kim Jong Un. Sanksi ini diberikan atas pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Departemen Keuangan AS menamai orang-orang itu sebagai Ryong Hae Choe, seorang pembantu dekat Kim yang memimpin Partai Pekerja dan Organisasi Bimbingan Korea; Menteri Keamanan Negara Kyong Thaek Jong; dan Kepala Departemen Propaganda dan Agitasi, Kwang Ho Pak.

Tidak jelas apakah keputusan AS untuk menjatuhkan sanksi terhadap ketiga orang itu terkait dengan diplomasi nuklir Korut.

AS, pejabat korut, sanksi, ham,
Tidak jelas apakah keputusan AS untuk menjatuhkan sanksi terhadap ketiga orang itu terkait dengan diplomasi nuklir Korut (Reuters)

Sanksi ini diumumkan saat Departemen Luar Negeri AS merilis laporan enam bulanan tentang pelanggaran Korut. Sanksi ini juga membekukan aset apapun yang mungkin dimiliki pejabat tersebut, di bawah yurisdiksi AS dan secara umum melarang mereka melakukan transaksi dengan siapa pun di AS.

“Pelanggaran hak asasi manusia di Korut masih termasuk yang terburuk di dunia dan termasuk pembunuhan di luar hukum, kerja paksa, penyiksaan, penahanan sewenang-wenang yang berkepanjangan, pemerkosaan, aborsi paksa, dan kekerasan seksual lainnya,” kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Robert Palladino dalam sebuah pernyataan dilansir dari Reuters Selasa (11/12).

Korut telah berulang kali menolak tuduhan pelanggaran hak asasi manusia dan menyalahkan sanksi. Pyongyang telah berada di bawah sanksi PBB sejak 2006 karena rudal balistik dan program nuklirnya.

Dalam sebuah pernyataan terpisah, Departemen Keuangan mengatakan sanksi itu menyorotkan perlakuan tercela Korut. Sanksi ini juga berfungsi sebagai pengingat perlakuan brutal Korut terhadap warga negara AS, Otto Warmbier. Warmbier adalah seorang mahasiswa Amerika yang meninggal pada Juni 2017 setelah 17 bulan ditahan di Korut.

Pertemuan lanjutan Kim dan Presiden AS Donald Trump yang tadinya dijadwalkan oleh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada 8 November batal. Trump mengatakan, dia dan Kim kemungkinan akan bertemu untuk kedua kalinya pada Januari atau Februari, dengan tiga tempat untuk pertemuan puncak yang sedang dipertimbangkan.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (iml/JPC)



Close Ads
AS Beri Sanksi 3 Pejabat Korut Terkait Pelanggaran HAM