alexametrics

Migran Honduras Menuju AS: Lebih Baik Mati daripada Pulang

11 November 2018, 10:11:04 WIB

JawaPos.com – Ratusan migran Amerika Tengah kembali berjalan menuju utara melalui Meksiko pada hari Sabtu. Mereka melanjutkan perjalanannya ke perbatasan Amerika Serikat (AS). Presiden Donald Trump menangguhkan pemberian suaka kepada para migran ilegal yang nekat menyeberang ke AS.

Para migran harus menunjukkan kalau mereka memenuhi syarat untuk mendapatkan suaka jika masuk ke perbatasan AS. Mereka harus memenuhi syarat suaka dan mengikuti aturan lain agar bisa mendapat suaka dari AS.

“Tidak masalah aturan Trump yang dikenakan pada kami, faktanya kami tidak bisa kembali ke negara kami. Lengan dan pundakku sudah tertembak peluru, daripada pulang ke rumah lebih baik saya mati,” kata Julio Caesar, 30 tahun, dari Honduras.

migran honduras, honduras, as, migran,
Para migran harus menunjukkan kalau mereka memenuhi syarat untuk mendapatkan suaka jika masuk ke perbatasan AS (Al Jazeera)

Karavan migran yang sebagai besar terdiri dari migran Honduras mulai melakukan perjalanan ke utara lagi pada hari Sabtu. Mereka usai beristirahat selama empat hari di Mexico City.

Mereka membawa ransel, selimut, makanan, dengan anak-anaknya di belakang. Mereka naik metro kemudian berjalan ke Kota Tepotzotlan. Di sana mereka dibawa dengan bus dan truk oleh pihak berwenang ke Kota Queretaro, di mana tempat penampungan didirikan.

Sebagian dari para migran itu menuju kota perbatasan Tijuana pada Senin. Sementara yang lain menuju ke Kota Reynosa dan kota-kota perbatasan lainnya.

“Kebijakan keras AS terhadap para migran membuat migran semakin rentan sebab mereka akan terdampar di Meksiko Utara. Di sana para pedagang manusia mengintai apalagi Pemerintah Meksiko tidak memiliki kapasitas untuk membantu mereka,” kata peneliti di Colegio de la Frontera Norte, Oscar Misael Hernandez.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (met/JPC)

Migran Honduras Menuju AS: Lebih Baik Mati daripada Pulang