JawaPos Radar

Di Depan Mahasiswa Korea, Presiden Jokowi Beri Tips Menjadi Pemimpin

11/09/2018, 19:35 WIB | Editor: Ilham Safutra
Di Depan Mahasiswa Korea, Presiden Jokowi Beri Tips Menjadi Pemimpin
Presiden Joko Widodo saat memberikan kuliah umum di Hankuk University of Foregin Studies, Korea Selatan, Selasa (11/9). (Laily Rachev - Biro Pers Setpres)
Share this

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakoni lawatan ke Korea Selatan. Di negeri gingsen itu dia mengikuti sejumlah agenda. Baik dengan artis Korea maupun dengan mahasiswa perguruan tinggi setempat.

Selasa (11/9), Jokowi didaulat untuk memberikan kuliah umum di Hankuk University of Foreign Studies (HUFS), Seoul. Dalam paparan pidato kuliah umum itu, mantan Wali Kota Solo itu pun memberikan tips agar bisa menjadi pemimpin yang baik.

Disebutkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu, ada tiga hal penting yang harus dimiliki seorang pemimpin. "Tiga hal ini penting sekali, kejujuran, keberanian, kemudian kerja keras," ujar Jokowi, Selasa (11/9).

Di Depan Mahasiswa Korea, Presiden Jokowi Beri Tips Menjadi Pemimpin
Presiden Joko Widodo saat memberikan kuliah umum di Hankuk University of Foregin Studies, Korea Selatan, Selasa (11/9). (Laily Rachev - Biro Pers Setpres)

Lebih jauh Jokowi menjelaskan, kejujuran dan integritas sangat penting. Dengan integritas yang baik, rakyat akan percaya kepada pemimpinnya. Sementara keberanian diperlukan terutama dalam pengambilan keputusan karena setiap keputusan mengandung risiko.

"Kemudian kerja keras. Kalau kita melakukan sesuatu tanpa sebuah kerja yang betul-betul habis-habisan dan saya itu mengalami dari mulai nol, di tempat paling bawah menuju ke tangga-tangga berikutnya, kerja keras merupakan salah satu hal yang harus kita miliki," terangnya.

Usai memberikan tipsnya, salah satu mahasiswa bernama Park Ju Yeon memberikan pertanyaan. Park ingin mengetahui bagaimana seorang Jokowi mampu memimpin Indonesia dengan rakyatnya yang tetap bersatu dan harmonis.

"Kita tetap bisa rukun dan bersatu yang pertama karena itu memang pemberian, anugerah dari Tuhan. Yang kedua, selalu saya sampaikan kepada rakyat, kepada masyarakat agar selalu saling menghargai, saling menghormati, toleransi satu sama lain meskipun berbeda-beda. Itulah keragaman yang ada di Indonesia. Beragam, berbeda-beda, bermacam-macam," jawab Presiden.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up