JawaPos Radar

Waduh, Perselingkuhan Sepasang Kekasih Agen FBI Terungkap Via SMS

11/07/2018, 16:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Waduh, Perselingkuhan Sepasang Kekasih Agen FBI Terungkap Via SMS
Pesan-pesan sms antara Strzok dan Page berisi percakapan yang intim sepasang kekasih, gosip kantor, kekhawatiran tentang laporan pers (Inside The Nation)
Share this

JawaPos.com - Sebagai kekasih yang peduli, agen FBI, Peter Strzok berusaha memberi jaminan dan ketenangan ketika pacar sekaligus selingkuhannya, Lisa Page mengaku ketakutan di bawah kepemimpinan Presidenan Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Melalui sebuah pesannya via sms, Page menyampaikan rasa takutnya di era Trump pada pacarnya Strzok pada Agustus 2016.

Seperti dilansir Channel News Asia pada Rabu, (11/7), skandal perselingkuhan kedua agen FBI, Strzok dan Page terungkap setelah sms-sms mereka bocor dan dibaca oleh semua orang. "Dia tidak akan pernah menjadi presiden, kan? Benar?!" tulis Page dalam salah satu smsnya ke Strzok.

"Tidak. Kita akan menghentikannya," jawab Strzok. Tapi, sebagai agen FBI, keduanya bukan hanya sekadar kekasih. Mereka juga terlibat dalam investigasi dugaan keterlibatan Russia dalam pemilu yang memenangkan Trump.

Waduh, Perselingkuhan Sepasang Kekasih Agen FBI Terungkap Via SMS
Perselingkuhan di kantor FBI bukan hal luar biasa (Reuters)

Keduanya muncul pekan ini di depan panel Kongres di mana Partai Republik ingin menunjukkan hasil penyelidikan Kementerian Politik Kehakiman dalam tiga tahun terakhir. Mereka diminta menunjukkan penyelidikannya terhadap Trump. Partai Republik berharap mereka dapat membatalkan tuduhan-tuduhan terhadap Trump yang bisa menimbulkan pemecatan Trump.

Strzok sudah diadili sebelum sidang gabungan Dewan Pengawas dan Komite Peradilan dua minggu lalu. Minggu ini dia muncul dalam sesi terbuka dari dua komite yang sama pada hari Kamis.

Sementara Page dipanggil untuk muncul di hadapan mereka dalam sesi tertutup pada hari Rabu. Strzok, seorang veteran perwira intelijen FBI mengirim puluhan ribu pesan teks dengan Page selama perselingkuhan mereka yang berlangsung pada 2015-2017.

Pesan-pesan sms antara Strzok dan Page berisi percakapan yang intim sepasang kekasih, gosip kantor, kekhawatiran tentang laporan pers, kebocoran, kata-kata kasar politik Trump, cercaan yang vulgar. Strzok pernah mengirim pesan kepada Page yang isinya menyatakan kalau Trump adalah idiot. “Putin ada di pihak Trump," katanya pada salah satu sms-nya.

Partai Republik mengatakan, pesan-pesan itu adalah bukti yang jelas dari biasnya FBI. Awal tahun lalu, Trump menyerang Mueller dan FBI. Ia menyebut Mueller hanyalah playboy FBI yang tidak kompeten dan korup.

Perselingkuhan Strzok dan Page berakhir tanpa peringatan atau penjelasan pada akhir Juni 2017. Tepat saat penyelidikan Mueller sedang berlangsung. Page mengatakan kepada Strzok agar tak pernah lagi mengiriminya sms. "Tolong jangan pernah mengirimi saya sms lagi," tulisnya.

Tetapi dengan pesan-pesan mereka sekarang dipublikasikan berakibat pada karir mereka yang berantakan. Strzok sekarang kehilangan izin keamanannya dan didepak ke kantor personalia.

(ina/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up