JawaPos Radar | Iklan Jitu

Manchesther United Undang 12 Anak Terjebak di Gua ke Old Trafford

11 Juli 2018, 11:25:40 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Manchesther United Undang 12 Anak Terjebak di Gua ke Old Trafford
MU mengundang anak-anak yang terjebak di Gua Tham Luang main ke Old Trafford (Daily Mail)
Share this

JawaPos.com - Terjebak di dalam gua selama 18 hari bukanlah hal yang mudah. Khususnya bagi kedua belas remaja anggota tim sepakbola Wild Boars yang terjebak di Gua Tham Luang saat melakukan kunjungan bersama pelatih mereka pada 23 Juni lalu.

Setelah melalui berbagai upaya, mereka akhirnya berhasil dievakuasi keluar dengan selamat pada Selasa, (10/7). Kabar mengenai 12 remaja dan pelatihnya yang terjebak tersebut sudah sampai ke seluruh penjuru dunia, bahkan sebelumnya pihak FIFA menjanjikan tawaran untuk menonton langsung Piala Dunia di Moskow, Rusia.

Suka cita dan rasa syukur menyertai selamatnya mereka dari gua yang tergenang banjir sebelumnya. Selain FIFA, grup kenamaan Manchesther United (MU) turut mengundang tim sepak bola Wild Boars dan para anggota tim penyelamat ke Old Trafford pada musim yang akan datang.

Manchesther United Undang 12 Anak Terjebak di Gua ke Old Trafford
Akhirnya semua anak-anak yang terjebak di Gua Tham Luang bisa diselamatkan (Infografis: Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)

Melalui sebuah unggahan di laman Twitter resmi MU, mereka menyatakan turut lega setelah mengetahui bahwa 12 remaja beserta pelatihnya berhasil keluar dengan aman.

"Kami akan merasa terhormat untuk menyambut tim dari Wild Boars Football Club dan tim penyelamat mereka ke Old Trafford musim yang akan datang ini," tulis unggahan di Twitter tersebut seperti dilansir Bangkok Post pada Selasa (10/7).

Sebagai ungkapan simpati, Bos FIFA, Gianni Infantino bahkan mengundang mereka ke pameran sebagai tanda solidaritas dari dunia sepakbola dan mimpi bagi sebagian besar penggemar sepakbola remaja 15 Juli nanti.

Namun sayang, sang dokter tidak mengizinkan mereka menerima tawaran FIFA untuk menonton langsung Piala Dunia sebab mereka masih membutuhkan perawatan intensif selama seminggu di rumah sakit.

Thongchai Lertwairatanapong dari pelayanan kesehatan masyarakat mengatakan, mereka tidak bisa pergi karena harus tinggal di rumah sakit untuk sementara waktu.

(trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up