alexametrics

Sejak Awal, Indonesia Terus Perjuangkan Kebebasan Siti Aisyah

11 Maret 2019, 15:06:55 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Indonesia sejak awal terus mengusahakan agar Siti Aisyah tidak dikenakan hukuman mati. Namun, jaksa penuntut umum Malaysia malah menghentikan tuntutan kepada Siti Aisyah, sehingga dia bebas karena tak adanya bukti.

“Koordinasi kita selama ini adalah untuk menyampaikan dan memberikan bukti-bukti bagi pembelaan Siti Aisyah,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir pada Senin (11/3).

“Seperti saya sampaikan, fokus utama dari pemerintah adalah agar Siti Aisyah bebas dari hukuman mati. Itu yang dilakukan pemerintah dan bekerja sama dengan pengacara mereka,” lanjut Arrmanatha.

siti aisyah, siti aisyah dibebaskan, korut, kim jong nam,
SiIti Aisyah akhirnya dibebaskan dari tuduhan pembunuhan (AFP)

Sejak Siti Aisyah ditangkap, kata Arrmanatha, Presiden Jokowi telah meminta adanya kordinasi antara Menteri Luar Negeri, Menteri Hukum dan HAM, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala Badam Intelijen Negara. Koordinasi terus dilakukan bersama pengacara yang ditunjuk oleh pemerintah Indonesia.

Bukti- bukti telah disampaikan kepada pengacara. Saat ini, proses pemulangan Siti Aisyah sedang berlangsung.

Sementara itu, Pengacara Siti Aisyah, Gooi Soon Seng mengatakan, mereka senang dengan hasilnya tetapi menyatakan bahwa kliennya hanyalah kambing hitam.

“Saya masih percaya bahwa Korut ada hubungannya dengan kasus pembunuhan itu,” kata Gooi seperti dilansir Malay Mail, Senin (11/3).

Gooi tetap meminta agar kasus Siti Aisyah bukan hanya dihentikan tapi dibebaskan penuh. Namun Hakim memutuskan Discharge Not Amounting to Acquital atau tuntutan dihentikan dan Siti Aisyah bebas.

KBRI Malaysia langsung membawa Siti Aisyah ke KBRI. Segera setelah administrasi pemulangan selesai, Siti Aisyah akan dipulangkan.

Hadir dalam persidangan kali ini Duta Besar RI, Rusdi Kirana, Dirjen AHU Kemenkumham, Cahyo Muzard, dan Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Lalu Muhamad Iqbal.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum



Close Ads
Sejak Awal, Indonesia Terus Perjuangkan Kebebasan Siti Aisyah